FK – Penutupan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke-120 berlangsung meriah di lapangan Desa Lentera, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao.
Acara ini dihadiri oleh PJ Bupati Rote Ndao, Oder Max Sombu, dan dipimpin langsung oleh Inspektur TNI Angkatan Darat, Brigjen Simon Petrus Kamlasi, dengan diikuti oleh Dandim 1627 Rote Ndao, Albert Inkiriwang.
Dalam sambutannya, Brigjen Simon Kamlasi menegaskan komitmen TNI AD untuk mendukung percepatan pembangunan di daerah tertinggal, terisolir, dan terluar (3T).
“Melalui tema ‘Dharma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan Daerah’, kami berupaya mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di daerah 3T seperti Kabupaten Rote Ndao,” ungkap Brigjen Kamlasi.
Program TMMD ke-120 yang melibatkan lintas sektoral ini fokus pada berbagai sasaran fisik dan infrastruktur, termasuk pembukaan dan peningkatan jalan, pembangunan jembatan, serta rehabilitasi fasilitas umum dan sosial seperti tempat ibadah.
Upaya ini bertujuan untuk memperkuat konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.PJ Bupati Rote Ndao, Oder Max Sombu, dalam pidatonya juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI yang telah bekerja keras dalam pelaksanaan TMMD ke-120.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Rote Ndao, kami mengucapkan selamat dan tahniah kepada seluruh jajaran TNI Kodim 1627. Semoga sinergi dan kolaborasi ini terus berlanjut dalam upaya meningkatkan pembangunan di masa depan,” kata Oder Max Sombu.
Brigjen Simon Kamlasi menambahkan, keberhasilan TMMD ke-120 tidak lepas dari partisipasi aktif masyarakat setempat.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan masyarakat yang turut serta dalam kegiatan ini. Sinergi antara TNI dan masyarakat merupakan kunci sukses dalam mewujudkan percepatan pembangunan di daerah,” tegasnya.
Penutupan TMMD ke-120 ini menandai berakhirnya rangkaian kegiatan yang telah memberikan dampak positif bagi masyarakat Rote Ndao.
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga menciptakan peluang bagi masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah mereka sendiri.
Dengan berakhirnya TMMD ke-120, Kabupaten Rote Ndao semakin memperkuat komitmennya untuk mendukung program pemerintah dalam percepatan pembangunan di daerah 3T.
Kolaborasi antara TNI dan Pemerintah Daerah Rote Ndao diharapkan terus terjalin erat, membawa perubahan positif dan kesejahteraan bagi seluruh warga.
Sinergi ini menjadi bukti nyata bahwa dengan kerja sama yang solid, percepatan pembangunan di daerah tertinggal, terisolir, dan terluar dapat tercapai.
TMMD ke-120 bukan hanya sebuah program, tetapi juga manifestasi dari komitmen bersama untuk masa depan yang lebih baik bagi Rote Ndao.
