Informasi Terupdate Hari Ini

Ada Apa dengan Demokrat…???

0 78

FHI-Kupang (faktahukumntt.com), Terkait dengan bakal caleg yang bermasalah di Kota Kupang, sampai dengan saat ini Partai Demokrat belum mengusulkan nama pengganti caleg, sedangkan deadline waktu yang diberikan oleh KPU Kota Kupang mulai tanggal 04-10 September 2018 pengajuan penggantian bakal calon anggota dewan. Sementara tanggal 14-20 September 2018 penyusunan DCT anggota dewan dan tanggal 21-23 September pengumuman DCT anggota  dewan.

Berdasarkan jadwal yang sudah ditentukan oleh KPU, Demokrat harus memahami bahwa jadwal yang telah diatur KPU adalah jadwal tetap, yang tidak dapat diubah atau digantikan berdasarkan keinginan pribadi atau partai. Namun merujuk pada pernyataan Sekretaris Partai Demorat DPD NTT, Ferdinant Leu bahwa pada tanggal 20/09 adalah batas pengajuan Calon pengganti yang mana bertolak belakang pada jadwal yang ditetapkan KPU yakni tanggal 20/09 adalah penyusunan DCT bukan pengajuan nama pergantian calon. Dengan demikian Partai Demokrat tidak mengindahkan dan memahami regulasi yang telah ditetapkan oleh KPU.

“Sekretaris Demokrat DPD NTT kepada wartawan ‘Faktahukumntt.com’ mengatakakan bahwa sampai dengan saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi terkait dengan pergantian tersebut namun dirinya telah mengetahui tentang persoalan tersebut”.

Saat ditanya mengenai batas waktu yang diberikan oleh KPU sampai tanggal 10/09 Ferdinant mengatakan “itu kan versi KPU sedangkan kami punya hak sampai tanggal 20/09, kita kan tidak bisa mengikuti skenarionya KPU dengan langsung merespon”. Pergantian itu kan saya mendapatkan informasi dari DPC dimana mereka melakukan gugatan ke Bawaslu Kota terkait surat yang menyangkut prosedur. Akan tetapi informasi balik dari KPU bahwa gugatan tersebut tidak diterima karena telah lewat batas waktu Bawaslu.

“Singkat cerita kami akan menggantikan  atau tidak itukan hak partai. Memang benar bahwa Demokrat belum menentukan sikap”, ujar Ferdinant.

Terkait masalah pergantian caleg yang bermasalah haruslah yang menggantikan adalah cadangan yang ada di dapil itu berdasarkan Pleno DPC Kota Kupang yang mana para cadangan itu sudah terdaftar pada Silon DPP Demokrat dan sudah mengantongi KTA menurut pandangan masyarakat berdasarkan peryataan Heri Kadja selaku ketua DPC di Media Online porosntt.com tanggal 08 Juli 2018 dan infontt.com, 09 Juli 2018 “ PARTAI DEMOKRAT UMUMKAN DCS LEGISLATIF 2019”

HK mengakui sebelum penetapan DCS tim penjaringan telah mempertimbangkan berbagai hal dan aspek  “Bagi Teman-teman yang belum ditetapkan dalam DCS jangan berkecil hati lalu meninggalkan partai, nama-nama yang ditetapkan hari ini adalah DCS, sehingga masih ada peluang bagi teman-teman yang cadangan akan bisa diakomodir jika para caleg yang masuk DCS tidak memenuhi yang diisyaratkan oleh KPU”.

Terkait dengan Pleno Partai Demorat Kota, Ferdinant mengatakan bahwa “Partai ini kan punya hierarki, dari dasar caleg yang diturunkan itu apakah 100% dari pleno kan tidak to, karena dinaikan ke atas kan begitu baik urutannya maupun hasil pleno. Contohnya dapil Kelapa Lima, Kota Lama ada berubah disitu. Dengan kata lain saya katakan bahwa betul pleno pada saat itu seperti yang sudah diumumkan dan berita acaranya sudah kami terima, tetapi masih ada pertimbangan lain dan bisa saja ruang itu ada proses itu naik keatas. Dan bahwa saya tidak bisa pastikan dari daftar cadangan itu pasti, tapi kalau sudah masuk cadangan dia masih punya peluang besar. “Saya belum bisa pastikan”

Saat ditanya mengenai nama cadangan yang sudah diumumkan sebagai pengganti HK oleh DPC Demokrat Kota? “sudah otomatis nama cadangan yang sudah disiapkan untuk pengganti dan partai memutuskan untuk mem-follow up permintaan KPU, berdasarkan logika dan akal sehat tentu cadangan itu  harus menjadi pengganti, diganti oleh cadangan atau tidak itu kembali ke internal partai”, kata Ferdinant

Saat dicecar mengenai batas waktu yang sudah di tentukan oleh KPU batas waktu sampai dengan tanggal 10/09 apakah tidak menyalahi, Ferdinan mengatakan “menyalahi bagaimana.. itu kan aturan KPU partaikan punya hak bisa dipakai oleh partai dan bisa ditinggalkan oleh partai”.

Aturan tersebutkan diatur oleh KPU apakah partai tidak melanggar aturan tersebut?? “Melanggar bagaimana itu kan hak to, kalau hak bagaimana saya langgar kalau saya punya kewajiban berarti saya langgar ia to”, tegas Ferdinant.

Inilah daftar nama caleg dapil IV kota Kupang (Kecamatan Maulafa) sebagimana yang telah diumumkan di media online porosntt.com dan infontt.com

  1. Herry Kadja Dahi, SH
  2. Djunaedi C. Kana
  3. Suzan Ema Foe
  4. Hanok Josua Moris Taolin, ST
  5. Yohanis Tari
  6. Veronika Lado Tumanan
  7. Yohanes FR Laga Tapobali, SH
  8. Fince Affi Manafe

Sedangkan yang masuk daftar cadangan dapi IV cuman satu orang atas nama Sinyo Hatumena. (Tim)

 

 

Comments
Loading...