Informasi Terupdate Hari Ini

Polisi Diharapkan Segera Sita Video Intimidasi Milik ITDM.

0 236

Nagikeo-(faktahukumntt.com), Lembaga Kepolisian Republik Indonesia Sektor Ngada diharapkan segera mencari dan menyita Video yang berisikan Intimidasi milik organisasi Masyarakat (Ormas) Ikatan Tenaga Dalam Murni (ITDM) Flores Timur terhadap anggotanya di wilayah Kabupaten Nagekeo .
Video itu merupakan bukti pelanggaran Ormas ITDM terhadap azas Pemilihan Umum yang bebas dan Adil.

Menurut Informasi, video tersebut hanya boleh disimpan oleh tiap-tiap Ketua Koordinasi Wilayah ITDM di Nagekeo.

Video berdurasi 17 menit 14 detik itu berisikan Intimidasi dalam bentuk instruksi oleh Ketua Umum ITDM, Frans K Atawuwur terhadap anggota dan simpatisan ITDM agar mendaraskan pilihan politik sesuai dengan Istruksinya. Taruhan bagi anggota yang melanggar Istruksi itu adalah pencabutan tenaga dalam.

Video itu diputar di hadapan anggota ITDM dalam kegiatan politik kandidat Bupati Nagekeo Paulinus Y Nuwa Veto – Marselinus F Adjo Bupu , pada sabtu 09/02/2018 di Ruang Serba Guna Paroki Ndora, Kabupaten Nagekeo. Dalam Video itu, Ketua ITDM memaksa anggotanya untuk memilih Paulinus Yohanes Nuwa Veto dan Marselinus F Adjo Bupu atau Paket PAS dalam momentum Pilkada Nagekeo 2018. Atawuwur mengancam akan mencabut tenaga dalam yang telah diaktifkan apabila anggotanya memilih calon Bupati diluar instruksinya.

“Bagi teman-teman yang tak mau mendengar arahan saya, segeralah mengajukan pengunduran diri. Namun jika tidak, tenaga dalam yang sudah diaktifkan akan dicabut.” kata Atawuwur dalam video tersebut.

Seorang anggota ITDM yang yang ditemui secara terpisah diluar tempat kegiatan membeberkan dampak dari pembangkangan anggota terhadap Istruksi Ketua Umum ITDM. Anggota yang meminta identitasnya dirahasiakan itu menuturkan bahwa bila tenaga dalam di dalam tubuh Mereka di nonaktifkan maka anggota tersebut akan meninggal dunia secara mendadak.

” Kalau tenaga dalam dicabut, orang itu akan mati kaget, jadi kita harus tunduk dan ikut.” kata sumber itu. (Patrick M Djawa)

Comments
Loading...