Pengambilan Sumpah/janji Jabatan dan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Lembata dan Flores Timur Oleh Gubernur NTT, Drs. Frans Leburaya

Dibaca 391 kali

FHI-NTT. Pelantikan Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Lembata dan Flores Timur Masa Jabatan tahun 2017-2022 hasil pilkada serentak pada (15/2/2017).

Pelantikan dilaksanakan oleh Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya di dampingi Ketua DPRD Provinsi NTT Anwar Pua Geno. Pasangan Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Lembata (Eliaser Y. Sunur, ST dan Dr. Thomas Ola Langoday, SE, M.Si) serta Pasangan Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Flores Timur ( Antonius Hubertus G.Hadjon dan Agustinus P. Boli, SH) dan masa bhakti tahun 2017-2022 akhirnya dilantik. Dalam acara pelantikan Drs.Hali Lanan Elias plt. Ka. Biro Pemerintahan Setda Provinsi NTT membacakan Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang keputusan pengangkatan ini. Usai pelantikan Gubernur NTT Drs. Frans Lebu Raya menyatakan bahwa sebenarnya pelantikan kepala daerah diharapkan agar serentak pada 2017.

Mengenai pelantikan walikota Kupang yang mungkin akan dilakukan pada Agustus, Oktober atau bahkan Desember 2017 tergantung pada masa jabatan kepala daerah yang paling terakhir ditahun 2017 dari seluruh Indonesia. Dalam sambutannya Frans Lebu Raya meminta agar kedua Kepala Daerah harus menjadi kepala daerah bagi seluruh masyarakat yang heterogen bukan hanya untuk para pemilih saja (bagi yang memilih saja) ataupun tim sukses. Biasa dalam proses demokrasi hasil pilihan memang berbeda namun demikian sebaiknya seluruh kekuatan disatupadukan untuk dikerahkan membangun kabupaten Flores Timur dan Lembata.

Seluruhnya harus bergerak memajukan dan mempercepat pembangunan daerah karena berkembangnya suatu daerah tergantung pada kekompakan, solidaritas antara seluruh komponen masyarakat di daerah untuk bersama-sama membangun daerah menjadi lebih cepat dan masyarakat semakin sejahtera. Pemimpin dituntut untuk kerja, kerja, kerja, harus bekerja keras, kerja nyata dan kerja tuntas bagi kemajuan daerah guna mensejahterakan masyarakat. Dalam hal kerja seluruh komponen masyarakat di daerah harus diajak untuk kerja bersama-sama. Membangun kondisi yang harmonis dan kondusif agar program pembangunan bisa berjalan dengan baik.

Baca Juga :  Mengenal Sosok Alfons Loemau CALON ANGGOTA DPR RI PARTAI GOLKAR 2019-2024 DAPIL (SUMBA, TIMOR, ROTE, SABU)

Jangan anggap lawan politik sebagai musuh tapi semua adalah saudara, walau beda pilihan, itulah demokrasi. Kepala daerah harus bisa ciptakan kawasan ekonomi khusus yang berbasis laut baik Flores Timur dan Lembata pun Alor. Laut sangat potensial yakni ada ikan, biota laut dan juga tempat wisata. Kiranya ada kerja sama yang baik antara ketiga kabupaten ini dalam mengembangkan kawasan ekonomi yang berbasis laut, agar potensi besar yang ada di daerah ini untuk kawasan wisata Bahari. Gubernur NTT Frans minta agar beri prioritas bagi pembangunan daerah. Sehingga fokus dalam membangun. Dan didiskusikan dengan baik seperti program peternakan dan pertanian. Gubernur tekankan berulang-ulang agar dalam menjalankan tugas harus profesional dan jangan pandang buluh karena lawan atau kawan politik. Karena warga memilih atau tidak. Karena perhelatan sudah selesai dan sekarang waktunya membangun dan dalam membangun harus merangkul semua. Perbedaan karena beda pilihan sudah selesai. Saatnya sekarang bersatu untuk sama-sama membangun. Promosi harus lebih gencar agar pariwisata lebih cepat berkembang dengan baik.

Pada kesempatan itu, Gubernur mengingatkan agar dalam hal mutasi perlu menyesuaikan dan mengikuti aturan. Mutasi tidak sekadar untuk mereka yang mendukung, namun untuk juga yang tidak dukung di pilkada. Jika semua SDM digunakan, pastinya pembangunan akan berjalan lancar dan keaejahteraan masyarakat cepat tercapai. Gubernur juga meminta pemkab Lembata dan Flotim menyiapkan semua hal menjelang Tour de Flores.

Baca Juga :  Presiden Ajak Seluruh Pihak Semai Kerukunan dan Persaudaraan

Lembata akan menjadi opening Tour de Flores dan Flotim sebagai titik star. Persiapkan sebaik-baiknya agar Lembata dan Flotim menjadi terkenal. Promosi, promosi dan terus promosi agar semua potensi wisata daerah bisa dikenal di seluruh Dunia. Pada bagian akhir, Gubernur berterima kasih kepada mantan penjabat Bupati Flotim, Emanuel Kara dan Lembata, Sinun Petrus Manuk yang telah menjalankan tugas dengan baik, terutama menyukseskan pilkada dan pembangunan di dua daerah tersebut. (Jose)

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment