Penulis : Yoseph Bataona

Sementara itu ketua panitia pembangunan, Yosua Anarato menyampaikan pembangunan fisik gedung kebaktian Jemaat Sion Oepura menelan dana sebesar Rp. 4 miliar lebih. Dana awal swadaya jemaat sebesar Rp. 9oo juta lebih. Masih dibutuhkan dana pembngunan sebesar 3 miliar lebih.

“Butuh kerja keras panitia juga swadaya jemaat dalam menggalang dana untuk mendukung proses pembngunan ini,” kata Yosua.

Sekretaris Majelis Sinode GMIT Pdt. Yusuf Nakmofa, M.Th dalam suara gembalanya mengharapkan, kerjasama yang baik dari semua komponen jemaat Sion Oepura dalam membangun gedung kebaktian.

“Membangun gereja sama dengan mengelola dinamika persekutuan jemaat. Persaudaraan yang erat dalam Kristus adalah kekuatan dalam membangun,” jelas Yusuf.

Tokoh Jemaat GMIT Sion Oepura, Leonard Haning mengajak semua jemaat untuk mengembangkan berbagai potensi yang ada dalam jemaat utk bersama-sama melakukan pekerjaan besar ini. Ia juga memberi apreasiasi atas kehadiran Gubernur NTT, Tokoh GMIT yg juga adalah sesepuh masyarakat NTT, Esthon Foenay, Bupati dan Wakil Bupati Rote Ndao dan juga beberapa anggota DPRD Kota Kupang yang turut hadir mendukung proses pembangunan Gedung Gereja tersebut.(Josse-Red.HumasNTT)

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.