<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bahasa Indonesia &#8211; Fakta Hukum NTT</title>
	<atom:link href="https://www.faktahukumntt.com/tag/bahasa-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berani Dan Berimbang Demi Keadilan</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 May 2025 07:36:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-1-32x32.png</url>
	<title>bahasa Indonesia &#8211; Fakta Hukum NTT</title>
	<link>https://www.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Penyegaran Bahasa untuk Wartawan: Dari Kuli Tinta, Kuli Disket ke Punggawa Bahasa Indonesia</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/penyegaran-bahasa-untuk-wartawan-dari-kuli-tinta-kuli-disket-ke-punggawa-bahasa-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 May 2025 07:32:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Awak Media]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa media massa]]></category>
		<category><![CDATA[Balai Bahasa NTT]]></category>
		<category><![CDATA[kompetensi wartawan]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan wartawan]]></category>
		<category><![CDATA[penyegaran bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[penyuluhan bahasa]]></category>
		<category><![CDATA[pilar demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ralph Hery Budhiono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=62698</guid>

					<description><![CDATA[Balai Bahasa NTT gelar pelatihan penyegaran kompetensi berbahasa bagi wartawan se-NTT. Kepala Balai Bahasa NTT, Ralph Hery Budhiono, sebut wartawan sebagai punggawa utama bahasa Indonesia dan pilar keempat demokrasi. FaktahukumNTT.com, Kupang – Wartawan tak lagi sekadar &#8220;kuli tinta&#8221; atau &#8220;kuli disket.&#8221; Di era modern ini, mereka telah menjelma menjadi punggawa bahasa Indonesia—demikian ditegaskan oleh Kepala [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>Balai Bahasa NTT gelar pelatihan penyegaran kompetensi berbahasa bagi wartawan se-NTT. Kepala Balai Bahasa NTT, Ralph Hery Budhiono, sebut wartawan sebagai punggawa utama bahasa Indonesia dan pilar keempat demokrasi.</em></p>
<p><strong>FaktahukumNTT.com, <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/regional">Kupang</a></strong> – Wartawan tak lagi sekadar &#8220;<a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/kuli-tinta">kuli tinta</a>&#8221; atau &#8220;kuli disket.&#8221; Di era modern ini, mereka telah menjelma menjadi punggawa bahasa Indonesia—demikian ditegaskan oleh <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/kepala-balai-bahasa-provinsi-ntt">Kepala Balai Bahasa Provinsi NTT</a>, Ralph Hery Budhiono, S.Pd., M.A., saat membuka kegiatan Penyegaran Kompetensi Berbahasa bagi Wartawan Media Massa se-Provinsi NTT Tahun 2025.</p>
<p>Kegiatan yang digelar di Kupang ini merupakan bagian dari program peningkatan kemahiran berbahasa, yang secara khusus menyasar awak media massa.</p>
<p>Menurut Ralph, <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/wartawan">wartawan</a> memiliki posisi strategis dalam menyebarluaskan dan menjaga marwah bahasa Indonesia. Mereka adalah pilar keempat demokrasi, yang menjalankan fungsi check and balance, sekaligus menjadi corong utama komunikasi publik.</p>
<p>&#8220;Secara praktis, wartawan adalah pihak yang paling intens menggunakan bahasa Indonesia dalam kesehariannya. Maka, keakraban mereka dengan bahasa menjadi krusial,&#8221; ujar Ralph Hery dalam sambutannya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
