<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Dugaan Rekayasa OTT &#8211; Fakta Hukum NTT</title>
	<atom:link href="https://www.faktahukumntt.com/tag/dugaan-rekayasa-ott/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berani Dan Berimbang Demi Keadilan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Mar 2023 13:12:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-1-32x32.png</url>
	<title>Dugaan Rekayasa OTT &#8211; Fakta Hukum NTT</title>
	<link>https://www.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pegiat Anti Korupsi Minta Kajari TTU Klarifikasi Dugaan Rekayasa OTT Ketua Araksi</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/pegiat-anti-korupsi-minta-kajari-ttu-klarifikasi-dugaan-rekayasa-ott-ketua-araksi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Mar 2023 14:01:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Dugaan Rekayasa OTT]]></category>
		<category><![CDATA[Kajari TTU Klarifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Araksi]]></category>
		<category><![CDATA[Pegiat Anti Korupsi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=33881</guid>

					<description><![CDATA[JAKARTA, FaktahukumNTT.com. &#8211; 3 Februari 2023 Pegiat Anti Korupsi, Christoforus Watu, yang juga Ketua AMMAN Flobamora mengungkapkan adanya dugaan rekayasa dalam penangkapan dengan modus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Ketua Araksi NTT, AB di SoE, TTS oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) TTU, Robert Lambila dan tim Kejari TTU. Oleh karena itu, Kajari TTU diminta untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>JAKARTA, <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/faktahukum-ntt/">FaktahukumNTT.com</a>. &#8211; 3 Februari 2023</p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/pegiat-anti-korupsi/">Pegiat Anti Korupsi</a>, Christoforus Watu, yang juga Ketua AMMAN Flobamora mengungkapkan adanya dugaan rekayasa dalam penangkapan dengan modus <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/ott/">Operasi Tangkap Tangan (OTT)</a> terhadap Ketua Araksi NTT, AB di SoE, TTS oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) TTU, Robert Lambila dan tim Kejari TTU.</p>
<p>Oleh karena itu, <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/kajari-ttu/">Kajari TTU</a> diminta untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan rekayasa tersebut.</p>
<p>Demikian dikatakan Ketua AMMAN Flobamora, Christiforus Watu kepada Tim Media ini ketika dimintai komentarnya melalui handphone pada Kamis (2/3/23) terkait proses hukum terhadap <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/ketua-araksi-ntt/">Ketua Araksi NTT,</a> AB yang menimbulkan banyak kejanggalan dan terkesan ditutup-tutupi.</p>
<p>“Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/kajari-ttu/">Kajari TTU</a>, Robert Lambila yang mendapat predikat sebagai Kajari Terbaik Se-Indonesia yang begitu cepat melimpahkan berkas <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/ketua-araksi/">Ketua Araksi</a> ke PN Tipikor Kupang untuk segera disidangkan. Namun berdasarkan informasi yang kami peroleh, dapat diduga adanya rekayasa dalam <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/ott/">OTT</a> terhadap Ketua Araksi NTT, AB. Oleh karena itu, kami minta Kajari TTU untuk memberikan klarifikasi tentang <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/ott/">OTT</a> tersebut,” ujar pegiat Anti Korupsi yang akrab disapa Roy Watu.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
