<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kabupaten TTS &#8211; Fakta Hukum NTT</title>
	<atom:link href="https://www.faktahukumntt.com/tag/kabupaten-tts/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berani Dan Berimbang Demi Keadilan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 May 2025 12:52:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-1-32x32.png</url>
	<title>Kabupaten TTS &#8211; Fakta Hukum NTT</title>
	<link>https://www.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemekaran Amanatun Dapat Angin Segar, Bupati TTS Tancap Gas Temui Tokoh Nasional</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/pemekaran-amanatun-dapat-angin-segar-bupati-tts-tancap-gas-temui-tokoh-nasional/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2025 11:12:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati TTS]]></category>
		<category><![CDATA[DOB Amanatun]]></category>
		<category><![CDATA[Eduard Markus Lioe]]></category>
		<category><![CDATA[Esthon Foenay]]></category>
		<category><![CDATA[Ir. Abraham Paul Liyanto]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten TTS]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Pemekaran Amanatun]]></category>
		<category><![CDATA[Pemekaran wilayah TTS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=64377</guid>

					<description><![CDATA[FaktahukumNTT.com, Jakarta &#8211; Harapan masyarakat Amanatun untuk memiliki Daerah Otonom Baru (DOB) kembali menyala. Setelah sekian lama terhenti, Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Eduard Markus Lioe, S.Ip., S.H., M.H., bergerak cepat menindaklanjuti aspirasi warga dengan menemui sejumlah tokoh kunci di Jakarta. Langkah strategis ini tak hanya sebagai respons terhadap desakan publik, tetapi juga menandai keseriusan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>FaktahukumNTT.com</strong>, <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/nasional"><strong>Jakarta</strong></a> &#8211; Harapan masyarakat Amanatun untuk memiliki Daerah Otonom Baru (DOB) kembali menyala. Setelah sekian lama terhenti, Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Eduard Markus Lioe, S.Ip., S.H., M.H., bergerak cepat menindaklanjuti aspirasi warga dengan menemui sejumlah tokoh kunci di Jakarta.</p>
<p>Langkah strategis ini tak hanya sebagai respons terhadap desakan publik, tetapi juga menandai keseriusan Pemerintah Kabupaten TTS dalam memperjuangkan pemekaran DOB Amanatun. Didampingi akademisi Prof. Dr. Ir. Godlief F. Neonufa, MT., Kabag Tapem Andre Pentury, pejuang DOB Nim Liu, dan Wakil Ketua Komisi V DPR RI Usman Husin, Bupati Eduard bertemu langsung dengan Ketua Forum Komunikasi Nasional (Forkonas) DOB, H. Syaiful Huda.</p>
<p>Dalam pertemuan tersebut, mereka menyerahkan ulang dokumen dan arsip penting terkait DOB Amanatun kepada dua tokoh nasional asal NTT: Ir. Abraham Paul Liyanto (Anggota DPD RI Komite II) dan Esthon L. Foenay (Anggota DPR RI Komisi II).</p>
<h2>Dokumen DOB Amanatun Ada, Tapi Terlupakan</h2>
<p>Melalui sambungan telepon, Bupati Eduard mengungkapkan bahwa salah satu penyebab Amanatun tak kunjung muncul dalam daftar DOB nasional adalah karena dokumen usulan yang telah dikirim ke Kemendagri sejak 2014 tidak pernah diverifikasi ulang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Langkah Revolusioner: Dinas Pendidikan Kabupaten TTS Rancang Kurikulum Pangan Lokal Hadapi Perubahan Iklim</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/langkah-revolusioner-dinas-pendidikan-kabupaten-tts-rancang-kurikulum-pangan-lokal-hadapi-perubahan-iklim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Mar 2024 01:51:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Hadapi Perubahan Iklim"]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten TTS]]></category>
		<category><![CDATA[Pangan Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Rancang Kurikulum]]></category>
		<category><![CDATA[Revolusioner]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=40687</guid>

					<description><![CDATA[FAKTAHUKUMNTT.COM, SoE TTS &#8211; Menyadari pentingnya ketahanan pangan dalam menghadapi dampak perubahan iklim, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) merancang kurikulum muatan lokal (mulok) tentang pangan lokal untuk jenjang SD dan SMP. Terkait hal itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS bekerja sama dengan ICRAF menggelar Lokakarya Peningkatan Kapasitas dan Pengarusutamaan kurikulum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>FAKTAHUKUMNTT.COM, <a href="https://www.faktahukumntt.com/soe-tts">SoE TTS</a> &#8211; Menyadari pentingnya ketahanan pangan dalam menghadapi dampak perubahan iklim, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) merancang kurikulum muatan lokal (mulok) tentang pangan lokal untuk jenjang SD dan SMP.</p>
<p>Terkait hal itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS bekerja sama dengan ICRAF menggelar Lokakarya Peningkatan Kapasitas dan Pengarusutamaan kurikulum pangan lokal untuk ketahanan iklim sebagai materi muatan lokal di Kabupaten Timor Tengah Selatan.</p>
<figure id="attachment_40691" aria-describedby="caption-attachment-40691" style="width: 400px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-40691" src="https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2024/03/IMG-20240320-WA0023-e1710899808669.jpg" alt="IMG 20240320 WA0023 e1710899808669" width="400" height="180" title="Langkah Revolusioner: Dinas Pendidikan Kabupaten TTS Rancang Kurikulum Pangan Lokal Hadapi Perubahan Iklim 1"><figcaption id="caption-attachment-40691" class="wp-caption-text">Pose bersama dengan peserta kegiatan</figcaption></figure>
<p>Lokakarya tersebut berlangsung di Aula Hotel Blessing, Kota Soe, pada Selasa &#8211; Rabu, 19-20 Maret 2024.</p>
<p>Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, Musa Benu mengatakan,<br />
langkah tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten TTS.</p>
<p>&#8220;Tim pengembang kurikulum muatan lokal (mulok) telah dibentuk berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS nomor DIKBUD 06.03.01/50/2024,&#8221; ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketua OSIS SMA Kristen Kesetnana Tekankan Pentingnya Pengelolaan Sampah dalam Upaya Pelestarian Lingkungan</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/ketua-osis-sma-kristen-kesetnana-tekankan-pentingnya-pengelolaan-sampah-dalam-upaya-pelestarian-lingkungan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Mar 2024 02:14:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten TTS]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua OSIS]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Osis]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[SMA Kristen Kesetnana]]></category>
		<category><![CDATA[Soe]]></category>
		<category><![CDATA[Upaya Pelestarian Lingkungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=40631</guid>

					<description><![CDATA[FAKTAHUKUMNTT.COM, SOE TTS &#8211;Ketua OSIS SMA Kristen Kesetnana, Helda Sorongan, dengan tegas menegaskan pentingnya kegiatan sosialisasi Pengelolaan Sampah dalam Upaya Pelestarian Lingkungan. Kegiatan yang diadakan di sekolah ini tidak hanya sekadar sosialisasi, melainkan bagian dari upaya yang bertanggung jawab dalam pengelolaan limbah organik dan anorganik untuk menjaga kelestarian lingkungan. Dalam pernyataannya, Helda menekankan bahwa kesadaran [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>FAKTAHUKUMNTT.COM, <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/soe-tts">SOE TTS</a> &#8211;<a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/ketua-osis">Ketua OSIS</a> SMA Kristen Kesetnana, Helda Sorongan, dengan tegas menegaskan pentingnya kegiatan sosialisasi Pengelolaan <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/sampah">Sampah</a> dalam Upaya <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/pelestarian">Pelestarian</a> Lingkungan.</p>
<p>Kegiatan yang diadakan di sekolah ini tidak hanya sekadar sosialisasi, melainkan bagian dari upaya yang bertanggung jawab dalam pengelolaan <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/limbah">limbah</a> organik dan anorganik untuk menjaga kelestarian lingkungan.</p>
<p>Dalam pernyataannya, Helda menekankan bahwa kesadaran peserta didik tentang pentingnya pengelolaan sampah merupakan hal utama yang ingin dicapai melalui kegiatan tersebut.</p>
<p>&#8220;<a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/sosialisasi">Sosialisasi</a> ini tidak hanya sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga merupakan langkah konkret dalam mengubah pola pikir dan perilaku peserta didik terkait sampah,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Helda menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari program <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/osis">OSIS</a> yang akan ditindaklanjuti dengan aksi nyata.</p>
<p>&#8220;Kami tidak hanya berhenti pada tahap sosialisasi, tapi akan melanjutkannya dengan tindakan nyata untuk mengelola sampah di lingkungan sekolah,&#8221; tambahnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Longsor di TTS: 2 Desa Terisolir, Belum Ada Bantuan Tanggap Darurat</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/longsor-di-tts-2-desa-terisolir-belum-ada-bantuan-tanggap-darurat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 26 Feb 2023 14:30:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Belum Ada Bantuan Tanggap Darurat]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Desa Terisolir]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten TTS]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=33743</guid>

					<description><![CDATA[SOE-TTS, FaktahukumNTT.com &#8211; 26 Februari 2023 Akibat hujan deras menguyur wilayah TTS dan sebagiannya mengakibatkan longsor di Desa Supul, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timur Tengah Selatan- NTT. Hujan deras secara terus menerus terjadi sejak hari, Senin 20 &#8211; 22 Maret 2023, mengakibatkan longsor di Dusun Oefenu, hingga saat ini 121 KK masih terisolir. Kepala Desa Supul, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SOE-TTS, <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/longsor-di-tts/">FaktahukumNTT.com</a> &#8211; 26 Februari 2023</p>
<p>Akibat hujan deras menguyur wilayah <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/tts/">TTS</a> dan sebagiannya mengakibatkan longsor di Desa Supul, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten Timur Tengah Selatan- <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/ntt/">NTT</a>.</p>
<p>Hujan deras secara terus menerus terjadi sejak hari, Senin 20 &#8211; 22 Maret 2023, mengakibatkan <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/longsor-di-tts/">longsor</a> di Dusun Oefenu, hingga saat ini 121 KK masih terisolir.</p>
<p>Kepala Desa Supul, Dupsdesensem Y. Betty kepada media Kupang Berita.com, Minggu (26/02) siang mengisahkan, longsor di dusun Oefenu, terjadi pada hari, Rabu (22/02) malam.</p>
<p>&#8220;Material batu dan tanah dari atas gunung menutupi jalur kali. Akibatnya 121 KK terendam banjir dan hingga saat ini masih terisolir.<img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-33749" src="https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230226-WA0376.jpg" alt="IMG 20230226 WA0376" width="800" height="1070" title="Longsor di TTS: 2 Desa Terisolir, Belum Ada Bantuan Tanggap Darurat 3" srcset="https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230226-WA0376.jpg 650w, https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230226-WA0376-112x150.jpg 112w, https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230226-WA0376-768x1027.jpg 768w, https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230226-WA0376-133x178.jpg 133w, https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230226-WA0376-18x24.jpg 18w, https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230226-WA0376-27x36.jpg 27w, https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/02/IMG-20230226-WA0376-36x48.jpg 36w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/longsor-di-tts/">Longsor</a> tersebut juga membuat 34 KK di Desa Tubmonas ikut terisolir. Sementara tidak ada korban jiwa. Namun, ada warga mengalami cedera ringan,&#8221; Kisahnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>MIRIS..! Anak 10 Tahun di TTS, Diduga Dianiaya Seorang Janda</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/miris-anak-10-tahun-di-tts-diduga-dianiaya-seorang-janda/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fransiskus Tallan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Feb 2023 15:36:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Anak 10 Tahun di TTS]]></category>
		<category><![CDATA[Diduga Dianiaya Seorang Janda]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten TTS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=33362</guid>

					<description><![CDATA[SOE-TTS, faktahukumntt.com &#8211; 15 Februari 2023 Maraknya Kasus tindak Pidana Kekerasan terhadap Anak Usia Sekolah di Kabupaten Timor Tengah Selatan,kian menjadi jadi Sehingga membuat publik/netizen bahkan beberapa tokoh dan orangtua merasa khawatir terhadap Anak anak mereka yang masih berada di bangku pendidikan/sekolah,baik di tingkat PAUD, TK, SD, maupun di tingkat SMA. Kenapa tidak ? di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SOE-TTS, <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/miris-anak-10-ta…ya-seorang-janda/">faktahukumntt.com</a> &#8211; 15 Februari 2023</p>
<p>Maraknya Kasus <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/tindak-pidana-kekerasan/">tindak Pidana Kekerasan terhadap Anak Usia Sekolah</a> di Kabupaten Timor Tengah Selatan,kian menjadi jadi</p>
<p>Sehingga membuat publik/netizen bahkan beberapa tokoh dan orangtua merasa khawatir terhadap Anak anak mereka yang masih berada di bangku pendidikan/sekolah,baik di tingkat PAUD, TK, SD, maupun di tingkat SMA. Kenapa tidak ? di karenakan tindak pidana <a href="https://www.faktahukumntt.com/hukum-kriminal/kekerasan-terhadap-anak-usia-sekolah/">kekerasan terhadap Anak Usia Sekolah</a> ini,sering para pelakunya di lakoni oleh beberapa orang terpelajar terkemuka, tokoh tokoh terkemuka yang seharusnya jadi Contoh, Panutan dan Teladan bagi Anak anak.</p>
<p>Seperti terjadi lagi kali ini, Kasus Tindak Pidana Penganiayaan, Kekerasan terhadap Anak di bawah Umur usia 10 tahun yang berstatus Pelajar di salah satu SD di Timor Tengah Selatan ( Ekanaek ) sebut saja &#8221; Bunga &#8220;.(Nama Samaran )di duga Seorang Janda berinisial AT. Mengakibatkan Korban Anak SD itu masuk RSUD Soe( IGD) dan di rawat intensif Selama 8 Hari.</p>
<p>Berawal Pada Selasa,31/01/2023 saat Korban &#8220;Bunga&#8221; baru pulang Sekolah (belum sampai rumah) bersama teman teman sekolah sekampung,sambil bercanda tawa di antara mereka.kemudian di antara mereka ada yang menangis,berlari untuk menemui Orang tuanya (Terduga Pelaku ).</p>
<p>Terduga Pelaku berinisial AT adalah Seorang Janda menghampiri Korban dan teman teman di perjalanan langsung menganiyaya Korban &#8220;Bunga&#8221; dengan Cara Tampeleng dengan tangan terbuka sebanyak 5 kali, Memukul di bagian belakang leher Sebanyak 3 kali,dan di bagian Dada Sebanyak 1 kali, mengakibatkan korban menangis merasa kesakitan</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Antisipasi Penyebaran Covid19, Kepala SDN Kaeneno Rapat Bersama Pemerintah Desa dan Komite Sekolah</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/antisipasi-penyebaran-covid19-kepala-sdn-kaeneno-rapat-bersama-pemerintah-desa-dan-komite-sekolah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Fransiskus Tallan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Jan 2021 01:38:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten TTS]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=16457</guid>

					<description><![CDATA[SoE, Faktahukumntt.com &#8211; Kepala SD Negeri Kaeneno Ham Metboki, A.Ma,Pd. melakukan rapat bersama dengan pemerintah desa dan komite sekolah. Rapat bersama pemdes setempat dan komite sekolah untuk membahas beberapa hal terkait proses belajar mengajar dalam situasi pandemic covid-19 yang semakin melanda Kabupaten Timor Tengah Selatan. Mengingat kegiatan KBM yang sedang berlangsung di sekolah bagi daerah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SoE, Faktahukumntt.com</strong> &#8211; Kepala SD Negeri Kaeneno Ham Metboki, A.Ma,Pd. melakukan<br />
rapat bersama dengan pemerintah desa dan komite sekolah.</p>
<p>Rapat bersama pemdes setempat dan komite sekolah untuk membahas beberapa hal terkait proses belajar mengajar dalam situasi pandemic covid-19 yang semakin melanda Kabupaten Timor Tengah Selatan.</p>
<p>Mengingat kegiatan KBM yang sedang berlangsung di sekolah bagi daerah yang berstatus zona hijau termasuk SD Negeri Kaeneno untuk itu pentingnya menjaga kesehatan untuk para siswa dan guru dengan mengikuti protokol kesehatan benar agar tidak terpapar wabah virus corona.</p>
<p>Dari hasil rapat bersama tersebut pihak sekolah meminta agar pencegahan penyebaran virus corona menjadi tanggung jawab bersama dengan kerja sama yang baik antara pemerintah desa, dan para orang tua murid.</p>
<p>Metboki menegaskan kepada guru &#8211; gurunya agar menjadi contoh bagi siswa dalam ketaatan mengikuti protokol kesehatan di sekolah.</p>
<p>Saat yang bersamaan dalam agenda rapat kepada desa kaeneno kecamatan fautmolo, Gusti Fallo, SIP menyampaikan ketegasan kepada masyarakat termasuk lingkup sekolah agar mengikuti propotokol kesehatan dengan benar dengan tetap menjaga jarak, selalu mencuci tangan serta wajib menggunakan masker.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alumni Smaker One Peduli kasih di TTS</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/alumni-smaker-one-peduli-kasih-di-tts/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yan]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2020 08:44:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Regional]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten TTS]]></category>
		<category><![CDATA[Panti Asuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Smaker One]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=15892</guid>

					<description><![CDATA[FaktahukumNTT.com. SOE-TTS Alumni SMA Kristen I Kupang (Smaker One) melaksanakan kegiatan Peduli Kasih dengan membagikan bingkisan di Panti Asuhan Anugrah dan Panti Asuhan Nunu Meu, di Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Kota Soe Kabupaten TTS. Dalam pandemi covid 19, dengan konidisi hujan lebat, Yoca Francis &#8211; Johanis selaku Tim Peduli Kasih Alumni Smaker One sempat meluangkan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>FaktahukumNTT.com. SOE-TTS<img decoding="async" class="alignnone wp-image-15894 size-full" src="https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG-20201222-WA0394.jpg" alt="IMG 20201222 WA0394" width="1280" height="960" title="Alumni Smaker One Peduli kasih di TTS 5" srcset="https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG-20201222-WA0394.jpg 650w, https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG-20201222-WA0394-24x18.jpg 24w, https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG-20201222-WA0394-36x27.jpg 36w, https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG-20201222-WA0394-48x36.jpg 48w, https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG-20201222-WA0394-150x113.jpg 150w, https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG-20201222-WA0394-768x576.jpg 768w, https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2020/12/IMG-20201222-WA0394-237x178.jpg 237w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p><span class="dropcap dropcap-circle-outline">A</span>lumni SMA Kristen I Kupang (Smaker One) melaksanakan kegiatan Peduli Kasih dengan membagikan bingkisan di Panti Asuhan Anugrah dan Panti Asuhan Nunu Meu, di Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Kota Soe Kabupaten TTS.</p>
<p>Dalam pandemi covid 19, dengan konidisi hujan lebat, Yoca Francis &#8211; Johanis selaku Tim Peduli Kasih Alumni Smaker One sempat meluangkan waktu mampir menemui anak-anak Panti Asuhan, dan diterima oleh pengurus panti, begitupun anak-anak yang sudah lama menunggu.</p>
<p>Yoca Francis–Johanis mengatakan Alumni Skamer One yang hadir saat ini terwakili dari anggaran 86 hingga 89 yang tergabung dalam komunitas baik yang ada di kota kupang maupun yang ada di luar NTT. Kegiatan Peduli Kasih ini kata dia merupakan agenda tahunan, panti asuhan di TTS ini yang ke-3, sebelumnya sudah dilakukan di kota kupang maupun Kabupaten kupang.</p>
<p>Sementara itu Koordinator lapangan Jhony Daud mengatakan Pemberian bantuan ini murni tidak ada tendensius atau kepentingan politik, bantuan yang diberikan ini tidak seberapa semoga diterima dengan senang hari.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
