<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kurikulum &#8211; Fakta Hukum NTT</title>
	<atom:link href="https://www.faktahukumntt.com/tag/kurikulum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berani Dan Berimbang Demi Keadilan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 28 Nov 2025 02:17:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-1-32x32.png</url>
	<title>Kurikulum &#8211; Fakta Hukum NTT</title>
	<link>https://www.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kepsek SMPN 8 Kupang Bongkar Transparansi Dana BOS: Realisasi 95%, Tak Ada SILPA!</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/kepsek-smpn-8-kupang-bongkar-transparansi-dana-bos-realisasi-95-tak-ada-silpa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 28 Nov 2025 02:11:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[akuntabilitas pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[ARKAS]]></category>
		<category><![CDATA[Audit BPK]]></category>
		<category><![CDATA[Dana BOS]]></category>
		<category><![CDATA[infrastruktur sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Inspektorat]]></category>
		<category><![CDATA[Kurikulum]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan anggaran sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah Adiwiyata.]]></category>
		<category><![CDATA[SILPA]]></category>
		<category><![CDATA[SMPN 8 Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[transparansi anggaran sekolah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=73222</guid>

					<description><![CDATA[Kota Kupang, FHC &#8211; Kepala Sekolah SMPN 8 Kota Kupang, Dra. Maria Th. Roslin S. Lana, menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa realisasi Dana BOS tahun anggaran berjalan telah mencapai 95%, dan memastikan tidak ada SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) yang tersisa hingga akhir [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kota Kupang, <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/pendidikan">FHC</a></strong> &#8211; Kepala Sekolah SMPN 8 Kota Kupang, Dra. Maria Th. Roslin S. Lana, menegaskan komitmennya terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa realisasi Dana BOS tahun anggaran berjalan telah mencapai 95%, dan memastikan tidak ada SILPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) yang tersisa hingga akhir tahun.</p>
<p>Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk jawaban atas meningkatnya perhatian publik terhadap transparansi pengelolaan keuangan pada satuan pendidikan pemerintah.</p>
<p>Menurut Roslin, pengelolaan Dana BOS di SMPN 8 Kupang dilakukan sepenuhnya berdasarkan Petunjuk Teknis (Juknis) yang berlaku nasional. Ia menjelaskan bahwa anggaran disusun melalui sistem ARKAS (Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah), yang menjadi instrumen resmi pemerintah untuk memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan tercatat, dapat ditelusuri, dan sesuai kebutuhan faktual sekolah.</p>
<p>SMPN 8 Kupang menerapkan mekanisme perencanaan anggaran berbasis kebutuhan (needs-based budgeting). Setiap unit mulai dari kurikulum, kesiswaan, sarana prasarana, perpustakaan hingga unit pengembangan kompetensi guru, menyusun kertas kerja tahunan berisi daftar kebutuhan operasional dan pengembangan. Semua dokumen ini dibahas secara kolektif dalam rapat Tim ARKAS yang beranggotakan 17 orang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menghadiri Ibadah Bersama Guru dan Murid ESCS, Penjabat Wali Kota Minta Transfer Knowledge ke Sekolah-Sekolah</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/menghadiri-ibadah-bersama-guru-dan-murid-escs-penjabat-wali-kota-minta-transfer-knowledge-ke-sekolah-sekolah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 May 2023 17:10:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Warta Kota]]></category>
		<category><![CDATA[ESCS]]></category>
		<category><![CDATA[Ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kurikulum]]></category>
		<category><![CDATA[Penjabat]]></category>
		<category><![CDATA[Walikota]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=35500</guid>

					<description><![CDATA[KOTA KUPANG, FaktahukumNTT.com &#8211; 18 Mei 2023 Penjabat Wali Kota Kupang, George Melkianus Hadjoh, S.H., menghadiri acara ibadah bersama para guru dan murid Excellent Spirit Christian School (ESCS), yang terletak di depan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Dedari, Kelurahan Tuak Daun Merah Kota Kupang, Rabu pagi (17/5/2023). Saat tiba di gedung sekolah yang berada [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>KOTA KUPANG, <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/escs/">FaktahukumNTT.com</a> &#8211; 18 Mei 2023</p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/penjabat/">Penjabat Wali Kota Kupang</a>, George Melkianus Hadjoh, S.H., menghadiri acara ibadah bersama para guru dan murid Excellent Spirit Christian School (ESCS), yang terletak di depan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Dedari, Kelurahan Tuak Daun Merah Kota Kupang, Rabu pagi (17/5/2023).</p>
<p>Saat tiba di gedung sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Unggul Kupang tersebut, Penjabat Wali Kota disambut hangat oleh Ketua Dewan Pembina, Bobby Lianto, Ketua Yayasan, Yuliana Nisia Angelina, SE, Kepala Sekolah, Sandy Neolaka, S.Pd, guru-guru dan para murid.</p>
<p>Dalam sambutannya usai ibadah, Penjabat Wali Kota mengaku kagum melihat <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/escs/">ESCS</a> secara langsung, di mana guru dan murid menggunakan bahasa inggris dalam komunikasi sehari-hari di lingkungan sekolah.</p>
<p>George juga mengapresiasi <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/escs/">ESCS</a> yang memberikan kebebasan bagi anak-anak untuk mengeksplorasi bakat masing-masing. Tampak seluruh rangkaian ibadah diperankan oleh para siswa menggunakan bahasa inggris. Siswa siswi yang bertugas tampak percaya diri dalam berpidato, memandu acara dan memimpin pujian serta bermain musik.</p>
<figure id="attachment_35502" aria-describedby="caption-attachment-35502" style="width: 800px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-35502" src="https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230518-WA0214-e1684454930257.jpg" alt="IMG 20230518 WA0214 e1684454930257" width="800" height="534" title="Menghadiri Ibadah Bersama Guru dan Murid ESCS, Penjabat Wali Kota Minta Transfer Knowledge ke Sekolah-Sekolah 1" srcset="https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230518-WA0214-e1684454930257.jpg 650w, https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230518-WA0214-e1684454930257-150x100.jpg 150w, https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230518-WA0214-e1684454930257-768x513.jpg 768w, https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230518-WA0214-e1684454930257-267x178.jpg 267w, https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230518-WA0214-e1684454930257-227x151.jpg 227w, https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230518-WA0214-e1684454930257-24x16.jpg 24w, https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230518-WA0214-e1684454930257-36x24.jpg 36w, https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/05/IMG-20230518-WA0214-e1684454930257-48x32.jpg 48w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /><figcaption id="caption-attachment-35502" class="wp-caption-text">Ketua Dewan Pembina, Bobby Lianto memperlihatkan sistem pembelajaran (kurikulum) ESCS kepada Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh</figcaption></figure>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/george/">George</a> berharap metode yang diterapkan di ESCS dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Kota Kupang. “Saya bangga karena apa yang disampaikan oleh Gubernur NTT, Bapak Viktor Bungtilu Laiskodat terjadi di sekolah ini, bahwa tidak ada yang tidak bisa dilakukan sepanjang kita mau berusaha.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
