<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>LKPJ Bupati Kupang 2024 &#8211; Fakta Hukum NTT</title>
	<atom:link href="https://www.faktahukumntt.com/tag/lkpj-bupati-kupang-2024/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berani Dan Berimbang Demi Keadilan</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Apr 2025 04:23:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-1-32x32.png</url>
	<title>LKPJ Bupati Kupang 2024 &#8211; Fakta Hukum NTT</title>
	<link>https://www.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Temuan Rp6,2 M Dipetieskan? Ketua KIP NTT Minta Publik Gugat DPRD Kupang!</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/ketua-kip-ntt-publik-gugat-dprd-kupang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yan]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2025 04:16:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[2 Miliar]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Gugatan informasi publik]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi Informasi Publik NTT]]></category>
		<category><![CDATA[LKPJ Bupati Kupang 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Penyimpangan Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Sengketa informasi publik]]></category>
		<category><![CDATA[Temuan BPK Rp6]]></category>
		<category><![CDATA[Transparansi Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[UU Keterbukaan Informasi Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan diusir]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=61041</guid>

					<description><![CDATA[FaktahukumNTT.com, Kupang NTT – Aroma ketertutupan mencuat dari gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kupang setelah insiden pengusiran wartawan dalam Sidang Paripurna penyerahan LKPJ Bupati Kupang tahun 2024, yang digelar beberapa waktu lalu. Insiden ini memicu kecaman publik dan sorotan tajam dari Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Nusa Tenggara Timur. Ketua KIP NTT, Daniel [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>FaktahukumNTT.com</strong>, <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/hukum-kriminal"><strong>Kupang NTT</strong></a> – Aroma ketertutupan mencuat dari gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kupang setelah insiden pengusiran wartawan dalam Sidang Paripurna penyerahan LKPJ Bupati Kupang tahun 2024, yang digelar beberapa waktu lalu.</p>
<p>Insiden ini memicu kecaman publik dan sorotan tajam dari Komisi Informasi Publik (KIP) Provinsi Nusa Tenggara Timur.</p>
<p>Ketua KIP NTT, Daniel Tonu, menilai pengusiran wartawan tersebut sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP).</p>
<p>Terlebih, sidang tersebut berpotensi membahas temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait dugaan penyimpangan anggaran sebesar Rp6,2 miliar di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Kupang untuk periode anggaran 2019–2024.</p>
<p>“Media adalah mitra strategis demokrasi, bukan ancaman. Tidak boleh dihalangi, apalagi diusir dalam sidang terbuka. Ini pelanggaran terhadap hak publik atas informasi,” tegas Daniel Tonu dalam pernyataan resminya, Sabtu (26/4/2025).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati Kupang: Tanpa Evaluasi Serius, Daerah Ini Akan Terjebak di Masa Lalu!</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/bupati-kupang-tanpa-evaluasi-serius-daerah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Mar 2025 08:25:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Warta Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Akuntabilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi pemerintahan Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[legislatif]]></category>
		<category><![CDATA[LKPJ Bupati Kupang 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Reformasi tata kelola daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sidang Paripurna DPRD Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Sinergi eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[Tantangan pembangunan di Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Transparansi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=56593</guid>

					<description><![CDATA[Evaluasi sebagai Pilar Kemajuan Daerah Faktahukumntt.com, Kupang – Bupati Kupang menegaskan pentingnya evaluasi dalam tata kelola pemerintahan daerah. Dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Kupang yang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2024, ia menyoroti bahwa tanpa evaluasi yang serius, Kabupaten Kupang berisiko terjebak dalam pola lama yang menghambat pembangunan. &#8220;Pemerintah tidak ingin terus berhadapan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Evaluasi sebagai Pilar Kemajuan Daerah</strong></em></p>
<p><strong>Faktahukumntt.com, <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/warta-kota">Kupang</a></strong> – Bupati Kupang menegaskan pentingnya evaluasi dalam tata kelola pemerintahan daerah. Dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Kupang yang membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2024, ia menyoroti bahwa tanpa evaluasi yang serius, Kabupaten Kupang berisiko terjebak dalam pola lama yang menghambat pembangunan.</p>
<p>&#8220;Pemerintah tidak ingin terus berhadapan dengan masalah yang sama. Ketidaktahuan, ketidakmampuan, atau bahkan kebohongan dalam tata kelola pemerintahan harus dihentikan. Evaluasi yang jujur dan transparan adalah kunci agar daerah ini melangkah ke depan,&#8221; tegas Bupati Kupang.</p>
<h2>Tantangan dan Hambatan dalam Pembangunan</h2>
<p>Dalam laporan LKPJ yang disampaikan, Bupati Kupang mengakui bahwa masih banyak tantangan yang dihadapi, mulai dari infrastruktur yang belum merata, pelayanan publik yang perlu ditingkatkan, hingga penggunaan anggaran yang harus lebih efektif.</p>
<p>DPRD Kabupaten Kupang pun diminta untuk memberikan masukan strategis agar tata kelola pemerintahan semakin baik.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
