<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pengisian jabatan kepala desa &#8211; Fakta Hukum NTT</title>
	<atom:link href="https://www.faktahukumntt.com/tag/pengisian-jabatan-kepala-desa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berani Dan Berimbang Demi Keadilan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Jan 2025 03:53:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-1-32x32.png</url>
	<title>pengisian jabatan kepala desa &#8211; Fakta Hukum NTT</title>
	<link>https://www.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>MK Tolak Perpanjangan Jabatan Kades, Pemohon Diminta Beralih ke Pemerintah</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/mk-tolak-perpanjangan-jabatan-kades-pemohon-diminta-beralih-ke-pemerintah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jan 2025 03:53:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Desa]]></category>
		<category><![CDATA[MK tolak uji materi]]></category>
		<category><![CDATA[norma kehilangan objek]]></category>
		<category><![CDATA[pemerintah desa.]]></category>
		<category><![CDATA[pengisian jabatan kepala desa]]></category>
		<category><![CDATA[perpanjangan masa jabatan kades]]></category>
		<category><![CDATA[Putusan MK]]></category>
		<category><![CDATA[UU Desa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=45956</guid>

					<description><![CDATA[FK, Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak permohonan uji materi Pasal 118 huruf e Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa). Putusan ini dibacakan dalam sidang pleno di Gedung MK pada Jumat (3/1/2025). Permohonan diajukan oleh Muhammad Asri Anas, Ketua Umum Perkumpulan Asosiasi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/hukum-kriminal">FK</a>, Jakarta</strong> – Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak permohonan uji materi Pasal 118 huruf e Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa). Putusan ini dibacakan dalam sidang pleno di Gedung MK pada Jumat (3/1/2025).</p>
<p>Permohonan diajukan oleh Muhammad Asri Anas, Ketua Umum Perkumpulan Asosiasi Desa Bersatu, bersama tiga kepala desa: Muhadi, Arif Fadillah, dan Wardin Wahid. Mereka mempermasalahkan pasal yang mengatur perpanjangan masa jabatan kepala desa yang habis hingga Februari 2024.</p>
<p>Namun, MK menyatakan bahwa permohonan tersebut tidak dapat diterima karena dianggap kehilangan objek. Hakim Konstitusi Suhartoyo menjelaskan, norma yang diuji telah berubah makna sejak adanya Putusan MK Nomor 92/PUU-XXII/2024, yang mengabulkan sebagian permohonan terkait pasal yang sama.</p>
<p>“Dengan demikian, permohonan para Pemohon berkenaan dengan norma a quo haruslah dinyatakan telah kehilangan objek,” ujar Hakim Konstitusi M. Guntur Hamzah dalam pertimbangan putusannya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
