<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Prisma &#8211; Fakta Hukum NTT</title>
	<atom:link href="https://www.faktahukumntt.com/tag/prisma/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.faktahukumntt.com</link>
	<description>Berani Dan Berimbang Demi Keadilan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 14 Jun 2024 16:01:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://www.faktahukumntt.com/wp-content/uploads/2023/10/cropped-512-1-32x32.png</url>
	<title>Prisma &#8211; Fakta Hukum NTT</title>
	<link>https://www.faktahukumntt.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Prajwal Shahi: Kolaborasi 10 Tahun PRISMA dan Pemprov NTT Berbuah Manis Bagi Peternak Babi</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/prajwal-shahi-kolaborasi-10-tahun-prisma-dan-pemprov-ntt-berbuah-manis-bagi-peternak-babi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Mariani Zalukhu]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jun 2024 14:53:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Berbuah Manis]]></category>
		<category><![CDATA[Indeks Pembangunan Manusia (IPM)]]></category>
		<category><![CDATA[Kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi 10 Tahun]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi sektor swasta]]></category>
		<category><![CDATA[Linus Lusi]]></category>
		<category><![CDATA[Lokakarya]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pertumbuhan ekonomi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Peternak Babi]]></category>
		<category><![CDATA[Peternakan babi]]></category>
		<category><![CDATA[Prajwal Shahi]]></category>
		<category><![CDATA[Prisma]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=41975</guid>

					<description><![CDATA[FK &#8211; CEO PRISMA, Prajwal Shahi, mengungkapkan bahwa kerja sama selama 10 tahun antara Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan PRISMA telah membawa hasil positif bagi peternak babi di wilayah NTT. Dalam periode tersebut, lebih dari 153.000 rumah tangga peternak babi mengalami peningkatan pendapatan lebih dari empat kali lipat. Prajwal Shahi menyatakan bahwa penggunaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/fakta-hukum"><strong>FK</strong></a> &#8211; CEO PRISMA, Prajwal Shahi, mengungkapkan bahwa kerja sama selama 10 tahun antara Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan PRISMA telah membawa hasil positif bagi peternak babi di wilayah NTT.</p>
<p>Dalam periode tersebut, lebih dari 153.000 rumah tangga peternak babi mengalami peningkatan pendapatan lebih dari empat kali lipat.</p>
<p>Prajwal Shahi menyatakan bahwa penggunaan pakan konsentrat telah terbukti meningkatkan keuntungan para peternak.</p>
<p>&#8220;Ketika peternak menggunakan pakan konsentrat, meskipun membutuhkan biaya awal yang lebih tinggi, namun mampu menghasilkan keuntungan yang lebih besar karena ternak babi tumbuh lebih cepat sehingga dapat dijual lebih cepat,&#8221; kata Shahi.</p>
<p>Kerja sama ini difokuskan pada peningkatan kualitas pakan dan pengembangan pasar babi di NTT. Mitra PRISMA, yang merupakan perusahaan penyedia pakan ternak dan industri peternakan babi, memainkan peran penting dalam memberikan dukungan kepada peternak.</p>
<p>Menjelang berakhirnya program PRISMA pada tahun 2024, fokus utama akan dialihkan pada pengumpulan pengetahuan dan pengalaman dari berbagai pemangku kepentingan di sektor peternakan babi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lokakarya Berbagi Pembelajaran: Transformasi Sektor Babi di NTT Makin Nyata</title>
		<link>https://www.faktahukumntt.com/lokakarya-berbagi-pembelajaran-transformasi-sektor-babi-di-ntt-makin-nyata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Yos Bataona]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Jun 2024 14:16:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Berbagi Pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[di NTT Makin Nyata]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian PPN/Bappenas]]></category>
		<category><![CDATA[Lokakarya]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Australia]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Prisma]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi Sektor Babi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.faktahukumntt.com/?p=41970</guid>

					<description><![CDATA[FK – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerja sama dengan PRISMA, Program Kemitraan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PPN/Bappenas dan Pemerintah Australia melalui Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (Department of Foreign Affairs and Trade/DFAT), menggelar Lokakarya Berbagi Pembelajaran Sektor Babi di NTT pada Jumat (14/06/2024). Acara ini berlangsung di Hotel Aston Kupang dan bertajuk “Pakan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/fakta-hukum"><strong>FK</strong></a> – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerja sama dengan <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/prisma">PRISMA</a>, Program Kemitraan Pemerintah Indonesia melalui Kementerian PPN/Bappenas dan Pemerintah Australia melalui Departemen Luar Negeri dan Perdagangan (Department of Foreign Affairs and Trade/DFAT), menggelar <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/lokakarya">Lokakarya</a> Berbagi Pembelajaran Sektor Babi di NTT pada Jumat (14/06/2024).</p>
<p>Acara ini berlangsung di Hotel Aston Kupang dan bertajuk “Pakan, Pengembangbiakan, Pencegahan Penyakit, dan Pengembangan Pasar: Kunci Pemulihan <a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/sektor-peternakan-babi">Sektor Peternakan Babi</a> yang Tangguh&#8221;.</p>
<p>Lokakarya ini bertujuan untuk membahas pencapaian transformasi sektor peternakan babi di NTT melalui peningkatan kualitas bibit dan pakan, serta berbagai upaya mendukung pertumbuhan berkelanjutan bagi peternak babi rumahan.</p>
<p>Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, peternak, kalangan swasta, akademisi, asosiasi profesional, jaringan gereja, dan pelaku industri babi.</p>
<p><a href="https://www.faktahukumntt.com/tag/penjabat-gubernur-ntt">Penjabat Gubernur NTT</a>, Ayodhia Kalake, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian Setda NTT, Linus Lusi, menekankan pentingnya peran semua pihak dalam mendukung pemulihan pasar babi di NTT.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
