FK – Dalam upaya mendukung Single Identity Number (SIN) dan meningkatkan efisiensi administrasi perpajakan, penggunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) akan diimplementasikan secara penuh mulai 1 Juli 2024.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kupang, Ni Dewa Agung Ayu Sri Liana Dewi, mengungkapkan bahwa sebanyak 198 ribu NIK wajib pajak di Kupang telah siap diintegrasikan menjadi NPWP.

Penggunaan NIK sebagai NPWP dengan format 16 digit ini bertujuan untuk menciptakan sistem pelayanan yang lebih efektif dan efisien.IMG 20240629 WA0051 e1719661353208

Selain itu, integrasi ini akan membentuk basis data perpajakan yang otomatis, transparan, dan berkesinambungan.

“Integrasi NIK menjadi NPWP penting untuk mendukung sistem perpajakan yang lebih transparan dan efisien,” ujar Ayu.

Dalam pelaksanaannya, Direktorat Jenderal Pajak telah bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk memadankan data secara otomatis bagi seluruh NPWP orang pribadi yang terdaftar.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.