Dekan FEB Undana, Dr. Roland Fanggidae, menjelaskan bahwa program ini dirancang secara inklusif dan tidak terbatas bagi mahasiswa Undana semata.
“Pendaftaran resmi kami buka mulai hari ini. Program Brevet A dan B ini terbuka untuk mahasiswa Undana, mahasiswa lintas kampus, hingga masyarakat umum yang ingin meningkatkan kualifikasi profesionalnya,” jelas Roland.
Kebijakan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan vokasional dan sertifikasi profesional yang berkualitas. Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan sivitas akademika Undana, tetapi juga masyarakat luas yang ingin meningkatkan daya saing di pasar kerja.
Peluncuran program ini juga mendapat dukungan kuat dari kalangan dunia usaha. Ketua Umum Kadin NTT, Dr. (Cand.) Bobby Lianto, M.M., menilai kompetensi perpajakan merupakan salah satu keterampilan yang paling dicari oleh perusahaan saat ini.
Menurutnya, banyak perusahaan harus mengeluarkan biaya tambahan untuk memberikan pelatihan perpajakan kepada karyawan baru setelah mereka direkrut. Karena itu, lulusan yang telah memiliki sertifikat Brevet Pajak akan memiliki nilai tambah yang signifikan dibandingkan pencari kerja lainnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
