“Putra-putri NTT tidak hanya mahasiswa San Pedro. Seluruh masyarakat NTT yang memiliki minat bekerja di Jerman dapat memanfaatkan peluang ini. Melalui sosialisasi ini mereka memperoleh informasi yang benar mengenai proses dan persiapan yang harus dilakukan,” ujarnya.
Timotius menilai peluang kerja di luar negeri menjadi salah satu alternatif penting di tengah meningkatnya jumlah pencari kerja dan terbatasnya lapangan pekerjaan yang tersedia di dalam negeri.
Ia menyinggung masih banyak lulusan perguruan tinggi yang belum terserap dunia kerja. Karena itu, akses terhadap pasar kerja internasional dinilai dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperluas pengalaman kerja generasi muda NTT.
“Dengan adanya kerja sama bersama GIZ ini, peluang bagi putra-putri NTT untuk bekerja di Jerman sangat terbuka. Ini menjadi kesempatan yang harus dimanfaatkan dengan baik karena prosesnya dilakukan secara resmi dan prosedural,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Timotius juga menekankan bahwa keberhasilan seseorang memperoleh pekerjaan di luar negeri tidak hanya ditentukan oleh ijazah atau gelar akademik yang dimiliki.
