Diduga Ada SPPD Fiktif Di DPRD Malaka, Hendri Melky Simu: Siapa Si Pembuat Memo?

Dibaca 1.2K kali Reporter : */OS verified

Hendri Melky Simu anggota DPRD Malaka asal Partai Golkar. Foto : Seldy Oktavianus

MALAKA, faktahukumntt.com – 7 Juni 2021

Dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) anggaran Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif, terjadi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tengara Timur.

Sejumlah SPPD fiktif dan dugaan adanya pemalsuan tanda tangan atas nama Hendri Melky Simu anggota DPRD Malaka asal Partai Golkar menjadi sorotan.

Menurut Hendry Melky Simu, saat pemeriksaan dari Inspektorat, sudah dilakukan kroscek dari pihak Inspektorat dengan lembaga DPR dan terbukti adanya tanda tangan saya dibeberapa SPPD yang tidak saya lakukan, karena itu, saya meminta rekapan perjalanan.

Baca Juga :  *Hadiri Peletakan Batu Pertama, Wali Kota Minta Dukungan Gereja dalam Program Bedah Rumah*

Berdasarkan data dari Inspektorat Malaka, kata Hendry, saya melakukan perjalanan pada Bulan Mei 2020, padahal waktu itu, kita ketahui bersama. Kalau uang perjalanan di DPR  baik perjalanan di dalam dan luar daerah sudah di pangkas atau direvokusi untuk Covid-19.

Tulisan ini berasal dari redaksi

Comment