Penulis : Josse

KOTA KUPANG, faktahukumntt.com – 18 Desember 2022

Penjabat Wali Kota Kupang, George M. Hadjoh, S.H., membuka kegiatan Lomba Tutur Adat dalam Bahasa Inggris dari 22 kabupaten/kota di NTT, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun NTT ke-64 dan mengukuhkan Klub Belajar Siswa jenjang SD/SMP se-Kota Kupang tahun 2022. Acara pembukaan dan pengukuhan tersebut berlangsung di Aula Kampus Muhammadiyah Kupang, Sabtu 17 Desember 2022.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si dan jajarannya, para Kepala SD/MI dan SMP/MTs Negeri/Inpres dan swasta se-Kota Kupang, serta siswa-siswi perwakilan Klub Belajar Siswa SD dan SMP se-Kota Kupang.

Dalam arahannya Penjabat Wali Kota mengaku merasa bahagia, karena melalui kegiatan ini Dinas Pendidikan dan para guru telah menunjukkan kepeduliannya terhadap masa depan Kota Kupang, dengan mempersiapkan generasi bangsa menjadi tuan rumah di rumah sendiri. Terima kasih dan apresiasi yang tinggi disampaikannya, karena menurutnya Lomba Tutur Adat dalam bahasa Inggris ini merupakan yang pertama di Indonesia. Ke depan dia berharap bukan hanya tutur adat, tapi juga lagu-lagu daerah asli NTT dimodifikasi, dinyanyikan dalam bahasa Inggris tentunya dengan tetap mempertahankan ciri khas musik NTT.

Diakuinya kekayaan budaya yang beraneka ragam di NTT dapat menjadi daya tarik wisata yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah Provinsi NTT telah menjadikan pariwisata sebagai _Prime Mover_ yang menjadi pemicu utama perkembangan sektor-sektor ekonomi yang lain. Kota Kupang sebagai kota yang sebagian besar usahanya bergerak di sektor jasa diyakini bisa mendukung upaya tersebut. Kemampuan berbahasa Inggris tentu menjadi kebutuhan saat ini. Selain Bahasa Inggris, menurut George, anak-anak Kota Kupang ke depan perlu juga belajar Bahasa Mandarin. Ekonomi dunia di masa mendatang diprediksi akan dikuasai oleh Tiongkok dan negara-negara Asia Timur yang mayoritas menggunakan Bahasa Mandarin. Karena itu dia berencana selain Klub Bahasa Inggris, sekolah juga perlu membentuk Klub Bahasa Mandarin.