Bentuk PPID, Walikota Kupang: Percepatan Akses Layanan Informasi Publik yang Tepat dan Kredibel

Dibaca 775 kali Reporter : Pkp_chr verified

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H., saat membuka kegiatan Sosialisasi/Evaluasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) didampingi Kepala Dinas Kominfo Kota Kupang, Ariantje Baun, SE., M.Si. (kanan) dan Sekretaris Dinas Kominfo Kota Kupang Andre Otta, SSTP., M.M., (kiri)

KOTA KUPANG, faktahukumntt.com – 19 Oktober 2021

“Hak memperoleh informasi merupakan prasyarat yang mendasar dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang baik, terbuka dan akuntabel. Pemerintah dituntut untuk menyediakan akses terhadap informasi publik yang cepat, tepat dan kredibel”, ungkap Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H., saat membuka kegiatan Sosialisasi/Evaluasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang di selenggarakan oleh Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kupang, Selasa (19/10).

Oleh karena itu, lanjut Wali Kota Jeriko, pemerintah mewajibkan setiap lembaga publik untuk mengelola informasi publik dan mendokumentasikannya secara berkualitas dan profesional. Layanan informasi publik dan pendokumentasiannya akan dikelola oleh pejabat pengelola informasi dan dokumentasi (PPID).

Wali Kota Kupang menyambut baik dan secara khusus mengapresiasi Dinas Kominfo Kota Kupang sebagai institusi yang berfungsi untuk mengelola informasi dan komunikasi publik atas terselenggaranya kegiatan ini.

Baca Juga :  Usai Rakornas dengan Presiden, Pemkot Gelar Rapat Tindaklanjut

“Terima kasih juga saya sampaikan kepada peserta atas atensi dan semangat dalam mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk komitmen kita selaku pemerintah untuk mewujudkan pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat khususnya dalam pengelolaan dan penyediaan informasi yang berkualitas,” ungkap Wali Kota Kupang yang didampingi Kepala Dinas Kominfo Kota Kupang, Ariantje Baun, SE., M.Si.

Lebih lanjut terkait penyediaan informasi publik, Wali Kota mengatakan penyelenggaraan pemerintahan belum sepenuhnya optimal. Kendala yang dihadapi saat ini adalah belum semua perangkat memaksimalkan media yang ada dalam penyebaran informasi baik melalui media massa maupun media sosial.

Baca Juga :  Ketua Umum Gercin Sarankan Moeldoko Dirikan Partai Baru

“Saya berharap melalui kegiatan ini semua elemen dalam pemerintahan dapat menyatukan tekad dan persepsi sehingga pembentukan PPID dapat berjalan sesuai undang-undang demi mendukung optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kota Kupang”, ujar Wali Kota Kupang

Dinas Kominfo Kota Kupang melalui laporan panitia menjelaskan tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk menghasilkan pengelolaan layanan informasi dan dokumentasi yang profesional, di mana para PPID akan menjadi tonggak utama dalam memberikan informasi mengenai program-program dari Pemerintah Kota Kupang kepada publik.

Selain itu, saat yang bersamaan pejabat terkait akan memberikan informasi akurat dalam mengklarifikasi isu-isu yang tidak benar dan tak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya khususnya yang terkait erat dengan Pemerintah Kota Kupang.

Baca Juga :  *Pemkot Kupang Gelar Nikah Massal ke-18, 65 Pasangan Melaksanakan Pernikahan*

Materi sosialisasi/evaluasi antara lain terkait PPID, materi Kupang Kabas Hoaks, materi manajemen sosial media yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kominfo beserta tim dan materi terkait sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) yang disampaikan oleh para akademisi.

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang optimal guna mendukung pengelolaan layanan informasi yang profesional di Kota Kupang kedepannya sehingga dalam pengimplementasiannya bisa berjalan sesuai dengan tujuan pembentukan tim PPID Kota Kupang.

Hadir dalam Kegiatan secara virtual ini para Sekretaris Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kota Kupang, Para Kepala Bagian pada Setda Kota Kupang, Sekretaris Camat, Kepala UPT Puskesmas dan Lurah se-Kota Kupang serta para akademisi.

*PKP_chr

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment