Penulis : Mariani Zalukhu

KOTA KUPANG, faktahukumntt.com – 29 Desember 2022

BMKG El Tari Kupang mengingatkan ada potensi cuaca ekstrim yang terjadi di hampir seluruh wilayah Provinsi NusaTenggara Timur menjelang akhir tahun 2022 hingga awal tahun 2023 . Hal ini berdasarkan analisis cuaca terkini, kondisi dinamika atmosfer di sekitar Indonesia masih berpotensi signifikan terhadap peningkatan curah hujan.

“Fenomena Secara Nasional sebenarnya BMKG Pusat sudah keluarkan rilis 27 Desember 2022 – 02 Januari 2023 yakni di Update Perkembangan Potensi Cuaca Ekstrem Selama Periode Nataru 2022/2023  secara umum cuaca ekstrim akan terjadi di seluruh wilayah Indonesia, sehingga Potensi Siaga yang perlu diwaspadai adalah pada sebagian wilayah propinsi sebagai berikut: DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua, dan Papua Barat”, Jelas Agung Sudiono A., Kepala BMKG El Tari Kupang di Kupang, Kamis 29 Desember 2022.

Agung mengakui soal ancaman badai atau bibit siklon akan dimonitor karena tidak serta merta muncul. Walaupun sebelumnya muncul bibit siklon tropis 95W tumbuh di Samudra Pasifik sebelah Utara Papua Barat, tepatnya di sekitar 8.8°LU 130.9°BT, dengan kecepatan angin maksimum 15 knot dan tekanan terendah 1008 mb. Berdasarkan citra satelit Himawari-8 6 jam terakhir menunjukkan adanya aktivitas konvektif yang signifikan terutama di sebelah utara sistem.

“Model prediksi numerik menunjukkan bahwa sistem ini bergerak ke arah barat-barat laut menjauhi wilayah Indonesia. Potensi sistem untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada dalam kategori Rendah”, ungkap Agung.