Bupati Sikka: Jangan Ada Mahasiswa Muhammadiyah Berhenti Kuliah karena Alasan Biaya

Dibaca 663 kali

Bupati Sikka saat berdialog dengan para calon mahasiswa mahasiswi baru angkatan 2020 IKIP Muhammadiyah Maumere.

FaktahukumNTT.com, MAUMERE

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo menghadiri acara penutupan Orientasi Kehidupan Kampus (OKK) IKIP Muhammadiyah Maumere Kamis (10/09/2020)

Kegiatan orientasi kehidupan kampus dihadiri oleh ratusan mahasiswa/mahasiswi baru yang akan melanjutkan studi ke jejang pendidikan yang lebih tinggi yaitu strata satu (S1).

Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo bersama Rektor IKIP Muhammadiyah Maumere H Rodja Abdul Natsir.

Hadir dalam kegiatan penutupan Orientasi Kehidupan Kampus diantaranya Bupati SIikka Fransiskus Roberto Diogo, Rektor IKIP Muhammadiyah Maumere H. Rodja Abdul Natsir dan sejumlah dosen IKIP Muhammadiyah Maumere.

Dalam sambutannya Bupati Sikka menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa/mahasiswi baru yang telah menjadi bagian dari IKIP Muhammadiyah Maumere.

Ia juga menyampaikan harapan bahwa tidak ada lagi mahasiswa mahasiswi Muhammadiyah Maumere yang drop out karena kekurangan biaya,sebab mulai tahun ini Pemda sikka telah mengalokasikan anggaran untuk beasiswa prestasi, sehingga tidak ada lagi mahasiswa mahasiswi Muhammadiyah yang harus berhenti kuliah.

Baca Juga :  Tugas Perdana, Ini Yang Dilakukan Bhabinkamtibmas Naikolan Hendra Tefnai
Dialog interaktif antara Mahasiswi IKIP Muhammadiyah Maumere dengan Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo.

“tidak ada lagi mahasiswa mahasiswi Muhammadiyah Maumere yang berhenti kuliah karena alasan tidak mampu bayar uang kuliah karena saat ini pemerintah sudah alokasikan anggaran untuk beasiswa sehingga Ade Ade mahasiswa mahasiswi wajib memenuhi persyaratan yang paling utama adalah IPK harus 3,0 bahkan lebih dari itu karena kalian adalah calon pemimpin masa depan” ujar Robi Idong”. (w t)

Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment