Gubernur NTT Sebut Peningkatan Pelayanan Publik Untuk Memajukan Pembangunan Daerah

Dibaca 284 kali

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengalungkan kain tenun kepada Benediktus Polo Maing dalam acara Ramah Tamah Purna Bhakti Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Masa Bakti 2017 - 2022, berlangsung di Aula El Tari Kupang pada Senin 06 Juni 2022

KOTA KUPANG, faktahukumntt.com – 6 Juni 2022

“Aset terbesar Provinsi ini adalah Pelayanan Publik yang harus terus ditingkatkan untuk membawa pembangunan ini bergerak maju”, ungkap Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dalam acara Ramah Tamah Purna Bhakti Sekretaris Daerah Provinsi NTT, Ben Polo Maing Masa Bakti 2017 – 2022, berlangsung di Aula El Tari Kupang pada Senin 06 Juni 2022

“Semua OPD dengan program pembangunannya harus bisa mencapai produktivitas tinggi. Kita harus lakukan dengan kerja keras dan luar biasa untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Maka dari itu kinerja serta kerja kita harus dengan lompatan yang ekstrem atau juga dengan out of the box untuk mengejar ketertinggalan kita. Saya juga terus ingatkan untuk kerja kolaboratif serta memiliki tim yang solid,” ungkap Gubernur Laiskodat.

Gubernur juga menambahkan untuk terus mendukung program kerja Pemerintah Provinsi,  seperti Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS), pengembangan Pariwisata dan juga sektor perikanan dan lainnya. ASN juga harus berpartisipasi dalam mendukung program tersebut. Bila ada kerabat ataupun kenalan yang bisa memiliki peluang untuk bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi untuk pelaksanaan program pembangunan di berbagai sektor seperti pertanian dengan TJPS, perikanan, perindustrian, UMKM ataupun sektor pariwisata maka harus didukung dan dikerjakan bersama. Kami sangat mengapresiasi bila itu dilakukan demi kesejahteraan masyarakat kita,” jelas Gubernur.

Baca Juga :  Masyarakat Jayapura Dipastikan Bisa Menggunakan Layanan Internet Dari TelkomGroup Secara Menyeluruh

Pada kesempatan ini Gubernur NTT mengapresiasi Benediktus Polo Maing sebagai sekretaris daerah provinsi NTT yang telah memasuki masa purna bakti (pensiun).

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment