Penulis : Josse

SURABAYA, faktahukumntt.com – 9 November 2022

Kuasa hukum korban Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Tinara, H. Abdul Malik, S.H., M.H., memberikan kesempatan kepada Manajer KSP Tinara, Linggawati Wijaya untuk mengalah, sebelum kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di Polda Jatim terus berlanjut. Sebab mereka diduga mengelapkan atau merampok uang 514 nasabah sebesar 260 Milyar rupiah, dimana juga menyeret seluruh maupun karyawan.

Hal ini disampaikan Kuasa hukum para korban KSP Tinara, Abdul Malik akrabnya kepada media, Selasa (8/11/2022) di Surabaya. Putra asli Bangkalan Madura ini mendampingi para korban penipuan dan penggelapan.

Ia mengatakan, jika para korban KSP Tinara hanya meminta uang mereka bisa dikembalikan. Dikarenakan sebagian korban uang yang disimpan di KSP, yang berlokasi di Kecamatan Rogojampi ini, merupakan uang untuk pemakaman jenazah maupun sumbangan kematian.

”Kami hanya berharap Linggawati mengalah, untuk menyerahkan uang para nasabah yang mencapai Rp260 miliar dengan jumlah nasabah 516 orang,” ujar Abdul Malik.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.