Penulis : Josse

KOTA KUPANG, faktahukumntt.com – 16 Oktober 2022

Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Kupang menutup pintu depan sehingga menghambat pelayanan terhadap puluhan pengunjung tanpa disertai alasan yang jelas.  Sementara pelayanan dilakukan lewat pintu belakang dan jendela, itu pun hanya untuk segelintir orang (terkesan diskriminatif dan kolutif, red) ibarat tayangan aksi para pencuri yang sedang melakukan aksi mencuri.

Penutupan pintu depan kantor tersebut, diduga sebagai upaya Pemerintah Kota Kupang (khususnya BKAD Kota Kupang) menghindari aksi puluhan wartawan/media yang sudah dua hari (Kamis 15 Desember 2022) datang menagih pembayaran biaya kerjasama media dengan pemerintah Kota Kupang.

Pasalnya, dari aspek perjanjian kerjasama, para wartawan atau media tersebut telah bekerja/melaksanakan kewajiban penayangan berita dan iklan di medianya masing-masing (sebanyak 40 berita dan 10 iklan, red). Namun giliran pihak kedua yakni Pemerintah Kota Kupang melalui BKAD Kota Kupang menolak melakukan pembayaran.

Kaban Keuangan BKAD Kota Kupang, Balina Uly yang dikonfirmasi tim media ini via pesan WhatsApp/WA pada Jumat (16/12/2022) pukul 13.30 Wita terkait kondisi tersebut tidak menjawab, walau telah melihat dan membaca pesan konfirmasi wartawan.