Tekan Laju Inflasi dan Gizi Buruk, Pemkot Kupang Mulai Menanam di Lahan Kosong

Dibaca 142 kali Reporter : *PKP_ans verified

KOTA KUPANG, faktahukumntt.com – 3 November 2022

Dalam rangka menekan laju inflasi dan gizi buruk serta menyiapkan langkah antisipasi menghadapi krisis global yang diprediksi melanda dunia pada tahun 2023 mendatang, beberapa waktu lalu Penjabat Wali Kota Kupang telah menginstruksikan jajarannya untuk menginventaris lahan kosong yang ada di Kota Kupang, baik lahan milik Pemkot maupun milik warga atau pihak ketiga.

Lahan-lahan kosong tersebut akan diberdayakan untuk ditanami sejumlah tanaman produktif seperti sorgum, kelor, jagung serta sayur-sayuran dan tanaman yang mempengaruhi inflasi seperti cabai, tomat dan bawang. Masing-masing perangkat daerah akan diberikan tanggung jawab mengelola masing-masing lahan berkolaborasi dengan warga setempat.

Hari ini, Kamis (3/11) Penjabat Wali Kota, Geroge M. Hadjoh, SH, bersama para Staf Ahli Wali Kota, Asisten Sekda serta sejumlah pimpinan perangkat daerah, Camat Maulafa, Camat Oebobo serta Lurah Naimata memulai penanaman kelor di lahan seluas 3,2 ha di RT 1 RW 1,Kelurahan Naimata. 2000 anakan kelor disiapkan untuk ditanam di lahan tersebut.

Baca Juga :  Finalis Puteri Cilik 2020 Minta Restu Wali Kota Kupang

Sambil meninjau lokasi penanaman, Penjabat Wali Kota menjelaskan lahan ini akan menjadi contoh pengelolaan lahan kosong lain di Kota Kupang. Menurutnya masih banyak lahan kosong baik milik pemerintah maupun warga yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Kegiatan hari ini juga merupakan persiapan menyambut musim hujan.

Comment