Tindaklanjuti Arahan Presiden, Wali Kota Kupang Desak Percepatan Vaksinasi

Dibaca 189 kali Reporter : Pkp_ans verified

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH

KOTA KUPANG, faktahukumntt.com – 17 Desember 2021

Tanpa menunggu waktu lama, menindaklanjuti arahan Presiden kepada para kepala daerah seluruh Indonesia terkait masuknya virus covid 19 varian omicron di wilayah Indonesia, Kamis (16/12), Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M, M.H, sore itu juga  segera menggelar rapat bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait di Hotel Maya.

Dalam rapat tersebut Wali Kota menegaskan kepada semua perangkat daerah terkait, terutama Dinas Kesehatan dan puskesmas se-Kota Kupang untuk segera melakukan percepatan vaksinasi. Saat ini pencapaian vaksinasi di Kota Kupang  per 15 Desember 2021, untuk dosis pertama  mencapai 287.988 orang atau 86,32 persen dan untuk dosis kedua mencapai 215.816 orang atau 64,69 persen.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota juga minta agar segera dikeluarkan edaran untuk mewajibkan para pengunjung pusat perbelanjaan, bank dan kantor-kantor pelayanan publik harus sudah divaksin kedua. Bila perlu di setiap pintu masuk fasilitas umum tersebut disediakan scan barcode untuk aplikasi peduli lindungi. Satuan Polisi Pamong Praja diminta untuk membantu menertibkan dan memberikan pengamanan di titik-titik tersebut. Untuk warga yang menggelar pesta diimbau untuk tidak ada acara bebas.

Baca Juga :  Janda Yuli Lenama Terima Bantuan Bedah Rumah Dari Walikota Kupang

Pihak rumah sakit dan dinas kesehatan diminta untuk memastikan ketersediaan stok obat dan fasilitas kesehatan mengantisipasi lonjakan kasus akibat masuknya varian omicron. Dinas kesehatan dan puskesmas juga diminta untuk menambah jumlah tenaga vaksinator, agar target 98 persen vaksinasi tahap pertama di akhir Desember bisa tercapai. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diminta untuk berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk segera memulai vaksinasi bagi anak-anak usia 6-11 tahun. Para camat diminta untuk berkoordinasi dengan pihak puskesmas di wilayah masing-masing untuk memberikan layanan vaksin bagi warga yang belum divaksin, para lansia harus diprioritaskan.

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment