Wali Kota Kupang Paparkan Capaian Visi Misi Dalam Sarasehan Harlah ke 96 NU

Dibaca 387 kali Reporter : *** verified

KOTA KUPANG, faktahukumntt.com – 17 Februari 2022

Dalam rangka memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama (Harlah NU) yang ke-96, Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PWNU NTT mengadakan Sarasehan dan Diskusi Publik di Ballroom Hotel Kristal Kupang, Kamis (17/2). Acara yang mengusung tema “Tantangan dan Peluang Pembangunan Kota Kupang Menuju Kota Pariwisata” tersebut dihadiri oleh sejumlah narasumber antara lain, Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H., Akademisi Prof. Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M. Si., Ph.D., Wakil Ketua Komisi V DPRD NTT, H. Ir. Mohammad Ansor, Pakar Gender, Prof. Dr. M. Ratoe Oedjoe, M.Pd.,serta Perwakilan PWNU NTT, KH. Drs. Abdul M. Hadi, M.Ag.

Baca Juga :  Serahkan DPA-SKPD 2021, Sekda Kota Kupang Minta Pimpinan Perangkat Daerah Segera “Action”

Wali Kota melalui pemaparan materinya menyampaikan beberapa program Pemerintah dalam mendukung dan memajukan pembangunan Kota Kupang. Tujuan utama pembangunan adalah peningkatan ekonomi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat. Disamping itu Kota kupang sebagai kota singgah dan penghubung ke daerah-daerah lain dengan destinasi wisata di NTT, perlu menjaga karakter atau image sebagai ibu kota dengan penataan taman dan infrastruktur yang baik.

Diakuinya, dalam upayanya membangun Kota Kupang banyak kendala yang ditemui diawal kepemimpinan, diantaranya penataan infrastruktur yang masih belum tertata dengan baik serta dana yang sangat terbatas. Sehingga dirinya bertekad agar pemkot tidak hanya berharap pada PAD saja, namun memerlukan bantuan pemerintah pusat. Beberapa contoh bantuan pemerintah pusat yang telah dikerjakan antara lain penataan taman-taman kota dan lampu jalan untuk mempercantik wajah Kota Kupang sehingga nantinya mampu mendukung kota menjadi destinasi wisata yang memiliki karakteristik tersendiri dan nyaman bagi aktivitas warganya.

Baca Juga :  Jembatan Petuk II Menjadi Saksi Aksi GKH, "Gowes dan Menanam 2.000 Pohon"

Selain itu, saat ini Pemkot berfokus dalam memenuhi kebutuhan warga akan air bersih melalui pembangunan SPAM Kali Dendeng yang juga dibantu dari dana pemerintah pusat yang diharapkan dapat membantu meningkatkan ketersediaan air bersih yang dirasa saat ini masih kurang. Wali Kota menambahkan bahwa saat ini Pemkot sedang memperjuangkan sebuah bendungan di wilayah Kota Kupang yang diharapkan mampu menambah ketersediaan air bersih bagi seluruh masyarakat Kota Kupang.

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment