*Wali Kota Pastikan Layanan Kesehatan dan Kependudukan Bagi Warga Binaan di Lapas*

Dibaca 491 kali Reporter : *** verified

KOTA KUPANG, faktahukumntt.com – 5 Februari 2022

Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H., memastikan Pemerintah Kota Kupang siap memberikan pelayanan kependudukan dan kesehatan bagi para warga binaan yang saat ini menghuni lembaga pemasyarakatan. Kepastian itu disampaikannya saat melakukan kunjungan berbagi kasih bersama istri sekaligus Anggota DPD RI, Ny. Hilda Riwu Kore – Manafe di Lembaga Pemasyarakatan Klas II A Kupang, Jumat (4/2). Dalam kunjungan tersebut, mereka disambut oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT, Marciana Dominika Jone, SH, didampingi Kepala Lapas Klas II A Kupang, Badarudin A. Md.IP, S.H.I.

Baca Juga :  Ahli Waris Eman Gias dan Kuasa Hukum Pasang Plang di Pulau Muang

Menurut Jeriko, demikian dia akrab disapa, jika ada warga binaan Lapas Kupang yang mau mengurus data kependudukan, agar segera berkoordinasi dengan Dinas Dukcapil Kota Kupang untuk dibantu. Hal ini dimaksudkan agar warga binaan Lapas Kupang juga dapat memperoleh layanan vaksinasi Covid-19 dan mempermudah urusan-urusan lainnya.

Sementara untuk pelayanan kesehatan, sesuai MoU dengan Dinas Kesehatan Kota Kupang, Wali Kota Kupang memastikan meskipun warga binaan bukan berasal dari Kota Kupang, tapi karena berada di wilayah Pemkot Kupang, maka tetap harus menjadi prioritas pelayanan kesehatan oleh Pemkot melalui UPTD terkait.

Baca Juga :  Walikota Kupang Ikuti Arahan Presiden RI Terkait Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Pasca Lebaran

Pada kesempatan yang sama, Jeriko menjelaskan, kunjungannya bersama istri kali ini untuk menyerahkan bantuan pribadi, sama seperti yang sudah mereka serahkan di Lapas Wanita, LPKA dan Rutan selama 2 hari berturut-turut sebelumnya. “Hari ini saya hadir di sini tidak sebagai Wali Kota, tetapi sebagai saudara, kakak, teman atau sahabat. Kehadiran saya bersama keluarga untuk melihat saudara-saudara saya di tempat ini. Kami keluarga datang dengan membawa sedikit bingkisan, sekiranya jangan dilihat jumlahnya. Bingkisan kami keluarga hanya berupa kebutuhan dasar,” ungkapnya.

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment