*Wawali Kota Kupang Sambut Baik Beras Fortivit Produksi Bulog*

Dibaca 222 kali Reporter : Pkp_ans verified

Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man saat menerima sampel beras berkwalitas dan punyai takaran gizi Fortivit produksi Bulog dari Kepala Divisi Regional Perum Bulog Kanwil NTT, Asmal beserta jajarannya di ruang kerja Wawali, Jumat (24/9).

KOTA KUPANG, faktahukumntt.com 24 September 2021

Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man, menerima kunjungan Kepala Divisi Regional Perum Bulog Kanwil NTT, Asmal beserta jajarannya di ruang kerja Wawali, Jumat (24/9). Kunjungan ini di dalam rangka silaturahmi sekaligus mempromosikan beras berkwalitas dan punyai takaran gizi Fortivit yang diproduksi oleh Bulog.

Wawali mengapresiasi cara Perum Bulog lewat beras bergizi selanjutnya sebagai usaha menghimpit tingginya angka stunting di Indonesia lebih-lebih Kota Kupang. Hal ini diungkapkan mengingat angka stunting di Kota Kupang di dalam sebagian th. terakhir yang tetap mengalami peningkatan. Diharapkan bersama dengan hadirnya beras Fortivit yang dibagikan kepada keluarga penerima kegunaan (KPM) sanggup mengurangi angka stunting.

“Saya bersyukur Bulog kanwil NTT sanggup ada bersama dengan masyarakat di Kota Kupang bersama dengan mengimbuhkan pemberian beras, baik pemberian ppkm di dalam masa pandemi covid-19 maupun pemberian bagi masyarakat yang terdampak badai siklon seroja, juga bersama dengan terdapatnya beras fortivit yang dibagikan kepada KPM sanggup meningkatkan mutu gizi warga di Kota Kupang,” ungkap Wawali.

Baca Juga :  Bupati Kupang Pimpin Rakor Pembahasan Pendamping Dana Desa

Selanjutnya Wawali berharap Perum Bulog NTT juga sanggup menyita anggota di dalam program vaksinasi covid 19 yang tengah gencar dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Kupang. Hingga saat ini jumlah penerima vaksin covid 19 telah mencapai 75% sehingga butuh peran BUMN di dalam menopang program vaksinasi setidaknya 80% di Kota Kupang untuk mencapai Herd Immunity.

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment