Kesejahteraan Petani Kupang Meningkat Ketika Revolusi 5P Berkolaborasi

Dibaca 1.7K kali Reporter : Josse verified

Bupati Kupang Korinus Masneno dalam suatu kesempatan. Foto. dok.redaksi faktahukumntt.com

Masalah kemiskinan di daerah bisa ditekan melalui program READSI dan Revolusi 5P. READSI sangat efektif berkolaborasi bersama program lokal Revolusi 5P khususnya revolusi pertanian. Ini sangat Efektif menaikkan produktivitas dan beragam produk turunan lainnya yang bermuara pada kesejahteraan dan serapan tenaga kerja potensial di kabupaten Kupang.

Secara umum, READSI Kementan menyentuh seluruh strata perekonomian petani. Efektif mengangkat petani miskin yang aktif dan memiliki lahan. Dari situ, tentu ada nilai inspirasi yang bisa memotivasi petani lain untuk maju dan berkembang. Membangkitkan optimisme banyak petani dengan lahan luas tapi kurang beruntung secara ekonomi. Mereka tetap berada di bawah garis kemiskinan.

Baca Juga :  Tangani Sampah dan Stunting, Penjabat Wali Kota Kupang Minta Dukungan Tokoh Agama 

Apalagi dalam situasi pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, setiap orang harus optimistis. Terus memotivasi diri sendiri agar bertahan dan berinovasi. Kolaborasi Program Revolusi Pertanian-READSI memiliki ruang besar untuk memberi kesempatan setiap petani terus maju dan berkembang untuk meningkatkan kesejahteraannya.

Menjadi lokomotif penekan angka kemiskinan masyarakat Kupang sebenarnya pemerintah pusat sudah mengembangkan READSI pada 2015-2017. Adapun pada tahun 2019-2020, program READSI diarahkan untuk peningkatan sumber daya manusia (SDM) petani dan penyuluh. Upaya upgrade kompetensi digelar melalui sekolah lapangan, diantaranya tanaman pangan, buah, sayur, tanaman pangan, hingga ternak.

Sebelumnya
Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment