Merawat KERUKUNAN Antar UMAT BERAGAMA Lebih Baik Ketimbang Menyelesaikan KONFLIK

Dibaca 1.9K kali Reporter : hmskabkpng/Mc verified

Lebih lanjut Wabup Kupang ini menjelaskan, selain bertujuan sebagai sarana sosialisasi, juga dimaksudkan untuk mendorong peran aktif para pemuka agama di daerah ini, untuk dapat berkolaborasi bersama pemerintah dalam mewujudkan kerukunan beragama di Kabupaten Kupang.

Jerry Manafe meyakini dan percaya bahwa pemuka agama yang hadir dalam dialog ini, sangat pahami benar isu-isu strategis di bidang keagamaan, maupun regulasi yang berkaitan dengan pembinàan kerukunan umat beragama.

Lebih dari itu, yang diharapkan Jerry Manafe dalam dialog ini, berfokus pada perbaikan, peningkatan kehidupan Jemaat dari berbagai sektor. Misalnya kaitan erat dengan program revolusi 5P. Sampaikan saja apa yang menjadi pergumulan bersama jemaat. Sebab masyarakat saya adalah Jemaatmu dan Jemaatmu adalah masyarakat saya, “katanya”.

Jerry juga memberi saran kepada Bagian Kesra, bahwa keefektifan sebuah dialog Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), perlu dilibatkan semua tokoh agama dari keyakinan yang berbeda-beda untuk bergabung dalam forum ini. Supaya saling melengkapi satu dengan yang lain. Hadirkan pula Dinas-Dinas Teknis “5P” sebagai pemateri, seperti pertanian, peternakan, perikanan juga pariwisata. Selain itu, Dinas Kependudukan serta Dinas Perijinan perlu juga dihadirkan untuk dialog ini. Harus ada kolaborasi antara pemda dan pemuka agama untuk melihat potensi yang ada di basis jemaat agar bisa diberdayakan.

Baca Juga :  Dukung Pelayanan Kepegawaian, Pemkab Kupang Pinjam Pakai Tanah dan Bangunan kepada BKN

“Tidak perlu muluk-muluk, bertele-tele dalam penyampaian materi. Maksimal materi 15 menit, selebihnya diskusi, itu yang krusial. Sehingga apa yang menjadi kebutuhan dasar, keterbatasan serta berbagai persoalan bisa ditemui solusi”, tandas Jerry Manafe

Bagian Kesra, Jerry tegaskan agar secepatnya mengurusi SK FKUB yang baru, paling lambat senin sudah Wabup Kupang ini peroleh. Program kerja Bagian Kesra ke depan, Jerry harapkan jangan cenderung ke pengadaan alat musik keyboard saja, lihat apa yang paling dibutuhkan Jemaat, contoh pengadaan wireless (pengeras suara) itu penting. Mumpung dialog ini sampai Jumat 12 November, beri ruang bagi pemuka agama untuk berdialog, kalau banyak teori, interupsi saja. Yang hadir sama-sama mendengarkan, ambil langkah dan selesai, “tegasnya”.

Baca Juga :  Pimpin Rapat Pemilukades, Bupati Kupang Tekankan Netralitas Panitia Pilkades

Disinggung soal perijinan pembangunan gedung gereja, Wabup Jerry mengimbau sebelum ada sertifikat, gereja jangan dulu dibangun. Intinya, apa yang menjadi keluhan peserta, Wabup Kupang ini secara intens akan terus memantau Dinas-Dinas teknis yang di mintainya hadir berdialog bersama pemuka agama, selama acara ini berlangsung.

Turut hadir, Kabag Prokopim Kab.Kupang, Martha Para Ede.

Sebelumnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment