BMKG Informasikan Musim Penghujan,  Kadis Pertanian NTT  Ingatkan Petani; Salah Prediksi Hujan Berakibat Gagal Panen

Dibaca 522 kali Reporter : Iin verified

Kepala BMKG Provinsi NTT Rahmattulloh Adji, S.P., Kadis Pertanian NTT, Lecky Frederich dan Karo Administrasi Pimpinan Setda provinsi NTT Prisila Q. Parera saat jumpa Pers di Kupang, Senin 3 Oktober 2022

KOTA KUPANG, faktahukumntt.com – 3 Oktober 2022

Kepala BMKG  (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Rahmattulloh Adji, S.P.,menyampaikan perkembangan curah hujan ataupun musim penghujan di Provinsi NTT. Dimana sebelumnya di beberapa wilayah terjadi musim panas yang panjang namun dalam minggu-minggu terakhir ini sudah terjadi hujan.

“Tentunya ini memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat petani, apakah ini sudah memasuki musim penghujan atau belum.?”, ungkap Rahmattulloh Adji, S.P pada hari Senin 3 Oktober 2022 saat jumpa pers di kantor Gubernur NTT

Bahwa berdasarkan analisis curah hujan pada bulan September kemarin kategori curah hujannya rendah, menengah dan tinggi. Jadi untuk wilayah Labuan Bajo, Ruteng, dan Borong (di Pulau Flores), kemudian di Pulau Timor sekitar Soe itu bahkan mengalami kategori curah hujan menengah kisaran 100 – 150 mm. “Ini merupakan hasil analisis dari kami”, tegasnya.

Baca Juga :  English Day Bagaimana Nasibmu Kini.?

Untuk kejadian HTH (hari tanpa hujan}, lanjut  Rahmattulloh Adji , secara umum dari monitoring kita, telah terjadi hujan mulai dari kategori sangat pendek, pendek, menengah dan bahkan ada juga HTH-nya masih sangat panjang itu hanya di beberapa titik saja terutama seperti di daerah Sabu, juga Rote Ndao termasuk kategori yang cukup panjang, ekstrim panjang malahan sekitar lebih dar 60 hari.

Comment