Gubernur VBL: Membangun Narasi Baru, Guna Memberi Optimisme dan Menciptakan Kemakmuran Bagi Masyarakat

Dibaca 16.1K kali Reporter : *** verified

KUPANG, faktahukumntt.com – 26 Desember 2021

Sebagai masyarakat NTT, hari ini merupakan hari istimewa, dimana kita kembali merayakan ulang tahun Provinsi Nusa Tenggara Timur yang ke-63.  Kita patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena meskipun perjalanan provinsi ini penuh dengan tantangan, terutama tahun ini kita masih berada dalam tekanan pandemi Covid-19 dan hantaman badai seroja, bahkan kita sempat digoyang oleh gempa tektonik, namun provinsi ini masih kuat  tegak berdiri sampai hari ini.

Atas nama pribadi dan keluarga, bersama Wakil Gubernur, Bapak Josef A. Nae Soi serta jajaran Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, saya mengucapkan Dirgahayu Nusa Tenggara Timur ke-63 kepada seluruh lapisan masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Peringatan Hari Ulang Tahun Nusa Tenggara Timur tahun ini mengambil tema: “Dengan Bekerja Keras dan Cerdas, Kita Wujudkan NTT Tangguh, NTT Tumbuh Menuju NTT Bangkit, NTT Sejahtera.” Tema ini mengingatkan dan menggugah kita bahwa NTT merupakan bentangan surga yang kaya akan sumber daya alam, berlimpah energi matahari, energi panas bumi, energi angin dan arus laut. Negeri elok penuh daya pesona alam dan budaya yang eksotik dengan ragam tenunan hasil kreativitas perempuan NTT yang menawan hati. Kita memiliki lautan yang luas membiru membentang dan menyimpan keanekaragaman biota laut yang lestari. Negeri berjuta lontar ini adalah penghasil komoditas kopi, coklat, mete, fanila, kelor, jagung,  kenari, garam, ikan, rumput laut dan ternak berkelas dunia.

Baca Juga :  Kelompok Milenial Dukung Upaya Erick Thohir Sinergikan Program Makmur dan KUR, Sejahterakan Petani Tebu

Oleh karena, itu, pada kesempatan yang baik ini, saya mengajak kita semua untuk membangun narasi baru tentang NTT, yaitu narasi yang membangkitkan harapan baru. Kita harus meninggalkan narasi lama tentang NTT yang membuat kita terperangkap dalam kepasrahan “Nanti Tuhan Tolong” yang merendahkan martabat kita. Dengan narasi baru, yaitu NTT sebagai “Negeri Tergantung Tindakan” memberi optimisme bahwa kita dapat menciptakan kemakmuran hanya dengan kerja cerdas, kerja keras dan kerja jujur.  Narasi optimistik ini harus ditularkan dan diviralkan kepada segenap  warga NTT sebagai spirit baru untuk melahirkan etos kerja yang tangguh, ulet dan inovatif. Mari kita membangun ekspektasi imajinatif tentang NTT baru dalam skenario visi NTT Bangkit, NTT Sejahtera untuk memaknai ulang tahun NTT ke-63.

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment