Penulis : Josse

KUPANG, faktahukumntt.com – 11 April 2022

Kepala Staf Korem 161/Wira Sakti Kolonel Inf Harzeni Paine, S.H., M.A., memimpin sidang pemilihan Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) TNI-AD Gelombang I tahun anggaran 2022 Sub Panda NTT Korem 161/WS.

Kegiatan Sidang Parade Cata PK TNI-AD Gel. I TA. 2022 Sumber Reguler Panda NTT Korem 161/Wira Sakti diawali dengan laporan Ketua Panitia Sub Panda NTT oleh Kaajenrem 161/Wira Sakti Mayor Caj Victor.

Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Inf Harzeni Paine, menyampaikan bahwa pada kesempatan pagi yang berbahagia ini hari Senin tanggal 11 April 2022 kita akan melaksanakan Parade dan dalam pelaksanaan ini saya berharap semoga pelaksanaan berjalan dengan baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku”.

“Dalam pelaksanaan Parade kali ini yang berjumlah 357 orang dan direncanakan akan diambil sejumlah 183 orang yang nantinya akan berlanjut ke Sub Panpus. Oleh sebab itu, Parade ini penilaiannya terkait dengan masalah kesehatan yang kemarin sudah dilaksanakan yakni Rontgen untuk paru-paru kemudian yang kedua kita sudah melaksanakan juga psikologi baik psikologi dan Rontgen ini adalah fatal yang kita tidak bisa bermain main lagi di situ, contoh dia kena paru-parunya mau ada rekomendasi dari mana saja itu kita tidak berani. Untuk Sub Panda Pusat nanti akan berlanjut Jantung dengan Darah kemudian psikologi ini yang saya liat bermacam-macam, ada yang tidak semangat lah tidak punya tujuan dan lain-lain. Orang psikologi itu sudah mengatur sesuai dengan ketentuan, kalau sudah dicantumkan dari Katim psikologi bersama rombongan tidak lulus maka kita tidak bisa ngapa-ngapain dan itu kita harus sadari semua namun kalau ada kebijakan-kebijakan dari Komando Atas kita ikuti sesuai Protap”, tegasnya.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.