*Surat Terbuka untuk AHY! Kami Cinta Demokrat Bukan Karena Leo Lelo Tapi JERIKO*

Dibaca 422 kali Reporter : */Rils verified

Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

KUPANG, faktahukumntt.com – 13 Desember 2021

Hingga saat ini, DPP Partai Demokrat belum memutuskan ketua definitif untuk DPD Demokrat NTT. Dua nama yang direkomendasikan Musda beberapa waktu lalu; Jefri Riwu Kore dan Leo Lelo, masih menunggu suara emas Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Karena itu, pencinta Demokrat mengirim surat terbuka kepada Ketum AHY.

“Jika DPP mengambil keputusan dan memenangkan Leo Lelo sebagai Ketua Demokrat NTT, maka kemungkinan besar kami sebagai pecinta Partai Demokrat akan beralih. Karena kami mencintai Demokrat bukan karena BKH, Anita, Abdulah, Leo Lelo dkk, tapi kami mencintai Demokrat karena ada sosok karismatik yang telah membawa perubahan di Kota kupang yaitu bapak Jefri Riwu Kore,” tulis Isak Djami yang juga berprofesi sebagai karyawan toko di Kupang, sebagaimana yang beredar luas di berbagai platform medsos, seperti grup-grup facebook dan wa. Rulisan mereka diteruskan berkali-kali oleh pengguna media sosial.

Sementara Roni Djara, penjual bakso di Kota Kupang yang juga pencinta Demokrat menulis; “Bapak AHY harus sesegera mungkin menetapkan bapak Jefri Riwu Kore sebagai Ketua DPD terpilih berdasarkan hasil Musda dan musda itu adalah memang murni berdasarkan hasil dari Demokrasi, tanpa ada tekanan”.

Baca Juga :  BREAKING NEWS: Seorang Ibu di Manggarai Barat Melahirkan di Jalan

Dalam suratnya kepada Ketum AHY, Isak Djami memberikan lima pont penegasan. Pertama, Terkait dengan pemilihan Ketua DPD Partai Demokrat di NTT yang sampai hari ini belum ada keputusan dari DPP, maka sebagai simpatisan dan pecinta Demokrat meminta kepada AHY dan pengurus DPP untuk menerbitkan Surat Keputusan (SK) dan menetapkan Bapak Dr. Jefri Riwu Kore sebagai ketua terpilih. Alasannya, karena berdasarkan hasil musda yang telah di gelar, bapak Jefri Riwu Kore memperoleh jumlah suara 12 dari 22 DPC. Dan hal itu berdasarkan hasil demokrasi di dalam Tubuh partai Demokrat.

Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment