WALHI NTT Kecam 4 Mega Proyek Di NTT Yang Merusak Ekologi Dan Hak Ulayat Rakyat Sipil

Dibaca 539 kali Reporter : Wyliam Ch verified

KUPANG, faktahukumntt.com – 25 September 2021

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) NTT mengecam dan mengutuk keras tindakan pemerintah propinsi Nusa tenggara timur yang mengijinkan 4 Mega Proyek yang berpotensi mengakibatkan kerusakan ekologis dan menggusur hak hak warga sipil di 4 wilayah proyek tersebut.

Pernyataan sikap WAHLI NTT selanjutnya berdasarkan hasil musyawarah daerah lingkungan hidup tanggal 23-24 September 2021 di Kupang NTT yang disatuka oleh ketua WAHLI NTT Umbu Wulang dan dihadiri oleh utusan daerah masing-masing kabupaten yang bertempat di T-more hotel Kupang NTT. bersama tema “Bersolidaritas Melawan Penghancuran Lingkungan Hidup dan Pengabaian Hak Rakyat menuju Keadilan Ekologi di NTT”.

Sikap Wahli NTT

Baca Juga :  Cakades Petahana Desa Gulung Diduga Palsukan Dokumen LKPPDes

Potret NTT terkini adalah ruang terkepung oleh bermacam praktik pembangunan yang abai dan lalai pada keselamatan rakyat dan lingkungkan hidup. Berbagai style pembangunan pemerintah dan investasi swasta berwujud top down yang artinya tidak tersedia daerah bagi suara suara warga yang potensial jadi korban korban pembangunan.

WALHI NTT meyakini bahwa style top down adalah style pemaksaan kehendak atas nama pembangunan. Termasuk style pemaksaan yang meniadakan urusan energi dukung dan energi tampung lingkungan hidup di NTT. NTT yang merupakan propinsi kepulauan tambah gawat keselamatan rakyat dan lingkungan hidupnya akibat style style proyek Pariwisata, Perkebunan Monokultur yang diprakarsai pemodal dan pemerintah, pertambangan sampai infrastruktur besar.

Baca Juga :  Ingat.! Setiap Tanggal 11-15 Bantuan Kuota Internet dari Nadiem Cair
Selanjutnya
Tulisan ini berasal dari redaksi
Tetap terhubung dengan kami:

Comment