Penguatan armada perikanan nasional diproyeksikan meningkatkan produktivitas nelayan, memperbaiki rantai pasok pangan laut, sekaligus mendongkrak konsumsi protein masyarakat. Di saat yang sama, langkah ini menjadi sinyal bahwa Indonesia ingin mengelola kekayaan lautnya secara modern, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepentingan rakyat kecil.
“Laut bukan sekadar ruang ekonomi, tetapi masa depan bangsa,” menjadi garis besar visi yang dibawa Presiden Prabowo dalam diplomasi maritimnya di Inggris.
Pendidikan Global dan Investasi SDM
Selain maritim, Prabowo juga membuka ruang dialog strategis dengan pemimpin bisnis Inggris serta kelompok universitas elite Russell Group. Fokusnya jelas: penguatan kerja sama pendidikan tinggi, riset, dan pengembangan sumber daya manusia.
Bagi pemerintah Indonesia, investasi terbesar bukan hanya pada infrastruktur fisik, melainkan pada manusia. Akses pendidikan global, kolaborasi riset, dan transfer pengetahuan dipandang krusial untuk menyiapkan generasi Indonesia yang mampu bersaing di era teknologi, transisi energi, dan ekonomi hijau.
