10 Jamban Sehat Jadi Awal Gerakan Sanitasi Kota Kupang, Rotary Club Siap Dukung Program Sosial Lebih Luas
FHC, Penyerahan bantuan 10 unit jamban sehat oleh Rotary Club Rastamores Kupang kepada Pemerintah Kota Kupang bukan sekadar bantuan fisik, melainkan simbol dimulainya kolaborasi strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi.
Bantuan tersebut diserahkan bersamaan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Kupang dan Rotary Club Rastamores Kupang di Ruang Rapat Garuda, Senin (7/7).
Presiden Rotary Club Rastamores Kupang, Abednego Frans, mengatakan organisasi yang dipimpinnya berkomitmen mendukung pembangunan masyarakat melalui berbagai program kemanusiaan yang berkelanjutan.
Meski pembangunan terus berlangsung, persoalan sanitasi masih menjadi salah satu tantangan di berbagai wilayah perkotaan maupun pinggiran Kota Kupang.
Ketersediaan jamban yang layak berhubungan langsung dengan kualitas kesehatan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Melalui bantuan tersebut, Rotary Club berharap dapat membantu pemerintah mempercepat akses sanitasi bagi keluarga yang belum memiliki fasilitas jamban sehat.
Menurut Abednego, langkah kecil tersebut memiliki dampak besar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Abednego menjelaskan Rotary memiliki tujuh fokus pelayanan utama, yakni kesehatan, pendidikan, pengembangan ekonomi masyarakat, lingkungan hidup, penyediaan air bersih dan sanitasi, perlindungan ibu dan anak, serta perdamaian.
Karena itu, kerja sama dengan pemerintah daerah menjadi langkah strategis agar berbagai program yang dijalankan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Penandatanganan MoU ini merupakan komitmen bersama untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Kupang,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Rotary Club melalui Distrik Indonesia Timur yang berpusat di Semarang siap memberikan dukungan tambahan apabila Pemerintah Kota Kupang dapat menyampaikan data kebutuhan masyarakat secara akurat.
Kerja sama antara kedua pihak membuka peluang lahirnya berbagai program baru di luar sektor sanitasi.
Wali Kota Kupang Christian Widodo mengharapkan Rotary Club dapat terlibat dalam program kesehatan masyarakat, pendidikan, pelestarian lingkungan, pemberdayaan ekonomi, hingga pemberian beasiswa bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Langkah tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kota Kupang untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan dasar sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Apalagi, tantangan pembangunan perkotaan saat ini tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu berdaya secara ekonomi dan sosial.
Kerja sama antara Rotary Club Rastamores dan Pemerintah Kota Kupang memperlihatkan bagaimana kemitraan dapat menjadi instrumen efektif dalam menjawab berbagai persoalan sosial.
Dengan jaringan nasional dan internasional yang dimiliki Rotary, peluang menghadirkan program-program pembangunan berbasis masyarakat menjadi semakin terbuka.
Jika dikelola secara berkelanjutan, kolaborasi ini berpotensi memperkuat agenda pembangunan Kota Kupang, khususnya dalam meningkatkan kesehatan lingkungan, kualitas pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.
Bantuan 10 unit jamban sehat mungkin menjadi langkah awal yang sederhana, namun menjadi fondasi penting bagi gerakan sosial yang lebih besar untuk mewujudkan Kota Kupang yang sehat, inklusif, dan berdaya saing.
