Longsor juga mengakibatkan jaringan pipa PDAM terputus sehingga distribusi air bersih ke wilayah Dusun Waetuo terganggu.
Menanggapi kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Sinjai bersama pemerintah daerah, aparat kepolisian, TNI, serta unsur terkait lainnya langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.
Upaya yang dilakukan meliputi pendataan dampak bencana, pembersihan material longsor yang menutupi jalan, pemantauan kondisi wilayah terdampak, hingga distribusi bantuan logistik kepada warga.
Petugas juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat yang tinggal di kawasan rawan longsor agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan.
Warga diimbau segera melakukan evakuasi apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau mendengar suara gemuruh dari lereng perbukitan.
Hingga laporan terakhir, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa banjir maupun tanah longsor di Kabupaten Sinjai.
Sebagian warga yang rumahnya terdampak memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat sambil menunggu kondisi benar-benar aman.
