Bukit Lendongara Jadi Magnet Anak Muda, Minim Fasilitas dan Penataan Jadi Sorotan

FHC, Di balik bentangan perbukitan di Kecamatan Loura, tersimpan sebuah panorama alam yang perlahan mencuri perhatian para pencinta wisata alam. Bukit Lendongara, atau yang akrab disebut LDR, kini menjadi salah satu destinasi favorit anak muda di wilayah Sumba Barat Daya. Keindahan alamnya menawarkan suasana tenang, udara segar, dan lanskap perbukitan yang memanjakan mata. Namun di balik pesona itu, masih ada pekerjaan rumah besar: minimnya penataan dan fasilitas pendukung wisata.

Setiap akhir pekan, kawasan ini dipadati pengunjung yang datang untuk menikmati panorama dari ketinggian. Dari puncak Bukit Lendongara, hamparan alam terbuka berpadu dengan garis pantai yang tampak tenang di kejauhan. Momen matahari terbit dan terbenam menjadi daya tarik utama yang membuat banyak pengunjung rela datang sejak pagi maupun menjelang senja demi mengabadikan keindahan alam tersebut.

Salah satu pengunjung, Noven Bili, mengaku terpesona dengan panorama yang ditawarkan Bukit Lendongara. Menurutnya, tempat ini memiliki potensi wisata luar biasa yang mampu menjadi ikon wisata alam baru di Loura apabila dikelola secara serius.

“Saya mengagumi keindahan pesona Bukit Lendongara. Dari puncaknya, hamparan pantai terlihat tenang di kejauhan, sementara matahari terbit dan terbenam menghadirkan lukisan langit yang tidak pernah sama setiap hari,” ujar Noven Bili, Minggu (27/4/2026).

Meski demikian, ia menilai fasilitas di kawasan tersebut masih sangat terbatas. Akses jalan menuju lokasi belum memadai, belum tersedia tempat sampah, tempat duduk, maupun papan petunjuk arah yang memudahkan pengunjung. Kondisi ini dinilai dapat mengurangi kenyamanan wisatawan sekaligus berpotensi menghambat perkembangan destinasi tersebut di masa depan.

Minimnya pengelolaan membuat Bukit Lendongara sejauh ini masih berkembang secara alami melalui promosi dari mulut ke mulut dan media sosial para pengunjung. Padahal, jika ditata dengan baik, kawasan ini memiliki peluang besar menjadi destinasi unggulan wisata alam di Sumba Barat Daya yang mampu menarik wisatawan lokal maupun luar daerah.

Karena itu, masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mulai melakukan penataan kawasan wisata tersebut. Penyediaan fasilitas dasar, perbaikan akses jalan, hingga promosi wisata yang terarah dinilai penting agar Bukit Lendongara tidak hanya menjadi tempat persinggahan sementara, tetapi benar-benar berkembang sebagai destinasi wisata berkelanjutan yang memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Di tengah meningkatnya minat wisata alam di kalangan anak muda, Bukit Lendongara sesungguhnya menyimpan harapan besar. Alamnya sudah lebih dulu menawarkan keindahan. Kini, yang dibutuhkan hanyalah sentuhan pengelolaan agar pesona LDR tidak sekadar viral sesaat, melainkan tumbuh menjadi kebanggaan wisata baru bagi masyarakat Loura dan Sumba Barat Daya.