FaktahukumNTT.com, Kupang Barat – Bupati Kabupaten Kupang, Yosef Lede, menyingkap mimpi besarnya di hadapan rakyat dalam sebuah pertemuan terbuka Forkopimda yang digelar di Dermaga Bolok, Kecamatan Kupang Barat.

Tak sekadar forum koordinasi antar pimpinan daerah, momen ini digunakan Yosef Lede untuk memaparkan visi jangka panjang dalam menjadikan Kupang Barat sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kelautan di wilayah Timur Indonesia.

Dengan latar belakang hamparan laut dan perahu nelayan yang berlabuh, Bupati menyampaikan gagasan besar: pembangunan Dermaga Rakyat dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Bolok sebagai pintu masuk transformasi ekonomi masyarakat pesisir.

“Kupang Barat punya potensi laut luar biasa, tapi kita belum mampu mengelolanya secara optimal. Selama ini, ikan hasil tangkapan malah dibawa ke Oeba. Kita ingin itu berubah!” tegas Yos Lede.

Ia menambahkan, pembangunan dermaga dan TPI tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga strategi jangka panjang untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal, terutama nelayan.

“Kita ingin agar daerah ini punya pusat perputaran ekonomi sendiri. Masyarakat tidak sekadar jadi penonton, tapi pelaku utama pembangunan,” lanjutnya.

Visi Besar Bangun Kupang Barat jadi Sentra Ekonomi Kelautan

Dalam pertemuan yang juga dihadiri Wakil Bupati Aurum Titu Eki, Ketua DPRD Daniel Taimenas, Kapolres AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, Dandim Letkol Inf. Kadek Abriawan, dan Ketua Pengadilan Negeri Ikrarniekha Elmayawati Fau, Bupati Yos menegaskan pentingnya sinergi antar lembaga dalam merealisasikan proyek strategis ini.

Dermaga Bolok akan menjadi titik sentral seluruh aktivitas penyeberangan dari dan ke Pulau Semau, sekaligus menjadi tempat utama distribusi hasil laut Kabupaten Kupang. TPI yang akan dibangun berfungsi untuk mengontrol tata niaga ikan, meningkatkan harga jual nelayan, serta memastikan kualitas hasil tangkapan memenuhi standar pasar.

Ketua DPRD, Daniel Taimenas, dalam tanggapannya menyatakan bahwa lembaganya siap mendukung anggaran pembangunan dermaga dan TPI, selama sesuai regulasi dan membawa dampak kesejahteraan nyata.

Kupang Barat: Dari Daerah Penyangga ke Pusat Ekonomi Baru

Potensi geografis Kupang Barat yang berada di jalur strategis penyeberangan laut menjadi alasan kuat dijadikannya kawasan ini sebagai hub kelautan dan logistik. Dengan pembangunan yang tepat, kawasan ini berpeluang menjadi pengungkit utama pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kupang secara keseluruhan.

Dukungan keamanan dari TNI dan Polri juga menjadi aspek penting dalam menjamin kelancaran aktivitas ekonomi di wilayah pesisir. Kapolres dan Dandim menegaskan komitmennya dalam menciptakan stabilitas dan keamanan yang kondusif bagi pengembangan kawasan ini.

Mimpi besar Bupati Yosef Lede bukan sekadar retorika, tapi cerminan dari arah pembangunan berbasis potensi lokal yang terencana dan inklusif. Dengan sinergi antar lembaga dan dukungan masyarakat, Kupang Barat bukan lagi wilayah pinggiran, melainkan motor penggerak ekonomi kelautan Nusa Tenggara Timur.

Dari laut Kupang Barat, mimpi besar pembangunan daerah kini mulai berlayar.