Transformasi Ekonomi Berbasis Hilirisasi

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, dalam keynote speech menyoroti urgensi akselerasi hilirisasi sebagai fondasi ekonomi modern NTT. Menurutnya, OVOP, OCOP, dan OSOP bukan hanya program branding semata, tetapi kerangka strategis untuk memperkuat struktur ekonomi rakyat.

“Provinsi NTT kaya komoditas unggulan seperti garam, rumput laut, daging sapi, kopi, dan hortikultura. Namun tanpa hilirisasi dan teknologi pengolahan, nilai tambahnya tetap rendah. OVOP, OCOP, dan OSOP adalah instrumen kita untuk menciptakan competitive advantage berbasis lokal,” tegas Gubernur.

Ia menambahkan, nilai tambah produk akan meningkat signifikan ketika komoditas melalui tahap pengolahan, quality control, sertifikasi, kemasan berbasis pasar, dan akses ke rantai pasok modern. Melalui pendekatan OSOP, sekolah-sekolah juga dapat menjadi pusat inovasi bisnis sejak dini, melahirkan generasi muda yang paham kewirausahaan dan teknologi pengolahan hasil daerah.

BI Tegaskan Peran Kebijakan dalam Mendorong Skala Usaha