Expo ini menampilkan berbagai produk unggulan lokal, hasil kolaborasi antara mahasiswa KKN dan masyarakat desa. Mulai dari olahan pertanian, hasil perikanan, hingga kerajinan tangan, semuanya menggambarkan kekayaan dan potensi ekonomi yang dimiliki wilayah Bola.
Bupati menegaskan bahwa kegiatan ini bukan semata pameran, tetapi platform untuk memetakan potensi desa dan menghubungkannya dengan program-program pembangunan.
Ia juga menyampaikan terima kasih khusus kepada UNIPA atas dukungan aktif dalam pendataan keluarga miskin ekstrem serta program-program prioritas lainnya.
Menurutnya, sinergi seperti ini harus terus diperluas karena sangat membantu pemerintah dalam membuat kebijakan yang berbasis data dan kebutuhan nyata masyarakat.
OPOV dan Arah Pembangunan Inklusif
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yoris juga menyampaikan bahwa dua desa di Kabupaten Sikka telah ditetapkan untuk menerima program One Product One Village (OPOV) dari Pemerintah Provinsi NTT, yakni Desa Ipir (Kecamatan Bola) dan Desa Bloro (Kecamatan Nita).
