Karena itu, dipenghujung masa jabatannya, dirinya kembali bersilaturahmi dengan para pemuka Agama untuk berpamitan sekaligus sampaikan Terima kasih atas dukungan selama memimpin Kota Kupang.

Kunjungan berawal dari Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Kupang, yang letaknya tidak jauh dari Kantor Wali Kota Kupang. Di sana Penjabat diterima oleh Wakil Ketua Sinode GMIT, Pdt. Gayus Polin, S.Th, Sekretaris Majelis Sinode GMIT, Pdt. Yusuf Nakmofa, M.Th dan Wakil Sekretaris Sinode GMIT, Pdt. Elisa Maplani, M.Si.

Kepada para pimpinan Sinode GMIT George menyampaikan, sebagai anak GMIT yang diutus dalam pemerintahan dia tidak boleh lupa asal usul. Tidak hanya melapor diri saat mulai menjabat tapi juga harus pamitan saat selesaikan tugas.

Terima kasih disampaikan kepada seluruh jemaat dan pendeta GMIT yang sudah mendukungnya selama menjabat dengan gerakan nyata. Dia berharap ke depan kolaborasi antara gereja, pemerintah dan perguruan tinggi lebih solid untuk menghadapi tantangan global yang makin berat. Gereja menurutnya perlu mendukung pemerintah untuk penguatan ekonomi jemaat.

“Mohon maaf jika ada hal yang kurang berkenan. Ke depan kota ini tidak boleh dibangun dengan biasa-biasa saja, harus ajak semua pihak,” ungkapnya.