Malaka,FHC-Dalam upaya pencegahan bencana alam (Banjir bandang) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Malaka bersama masyarakat Desa Motaain, menggelear bakti sosial penanaman anakan pohon mahoni, Senin (29/12/25). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian GMNI terhadap lingkungan, sekaligus upaya penghijauan di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Desa Motaain.

Foto Istimewah (Ketua DPC GMNI Cabang Malaka-DPC GMNI-Anggota GMNI-Kades Motaain.

Baksos ini dihadiri oleh Kades Motaain, Ambrosius Klau, Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI)/Babinsa dan Puluhan warga Setempat. Warga sekitar pun turut serta mengikuti acara ini. Mereka bersama-sama menanam puluhan anakan pohon mahoni. Pohon tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kelestarian alam dan membantu kekuatan struktur tanah tanggul yang dibangun Pemerintah Kabupaten Malaka.

Ketua DPC GMNI Cabang Malaka, Erwin Bani menyampaikan, kegiatan menanam anakan pohon ini adalah kegiatan positif dan berdampak baik bagi masyarakat di wilayah DAS.

Erwin mengatakan, GMNI sendiri melihat Wilayah Desa Motaain sering terjadi Banjir ketika curah hujan tinggi, maka upaya penanaman anakan pohon ini bisa menahan dan memperkuat struktur tanah/tanggul.

“Desa Motaain sering terjadi banjir. Tanam pohon ini untuk menjaga kekuatan tanah dan juga bisa menahan banjir ketika terjadi bencana”, Ucap Erwin melanjutkan,

Menurut ketua GMNI, mahasiswa tidak hanya sekedar tampil sebagai agen of change tapi juga harus bersinergi dengan pemerintah untuk melakukan kegiatan positif.

Erwin menambahkan, kegiataan penanaman anakan pohon ini akan terus berlanjut. GMNI sudah Kordinasi dengan Kepala UPTD KPH Wilayah Belu-Malaka untuk membantu pengadaan anakan pohon asam.

“Kita sudah berkordinasi dengan Kepala UPTD Belu-Malaka. Beliau mersepon baik untuk membantu anakan pohon berupa asam. Tugas GMNI mensurvei lokasi DAS”,Ungkapnya.

Kepala Desa Motaain, Kecamatan Malaka Barat, Ambrosius Klau, antosias dan apresiasi terhadap kegiatan baksos yang digelar GMNI Cabang Malaka.

Ambros mengatakan, kegiatan menanam anakan pohon mahoni disepanjang tanggul sangat membantu kekuatan tanah tanggul sehingga tidak terjadi erosi.

“Ketika tanggulnya tetap kokoh, maka masyarakat terhindar dari bencan banjir” Ungkap Ambros.***