Konektivitas dan infrastruktur transportasi yang mumpuni menjadi landasan utama keberhasilan distribusi logistik. Gubernur Melki mengungkapkan bahwa pemerintah telah membangun 14 bandara dan banyak pelabuhan yang tersebar di hampir seluruh wilayah NTT. Infrastruktur ini dianggap sangat mendukung perluasan jaringan distribusi dan membuka peluang bagi produk lokal untuk masuk pasar lebih luas.
“Dengan kelengkapan infrastruktur seperti ini, kita tidak hanya mempermudah distribusi produk, tapi juga membuka peluang besar meningkatkan nilai ekonomi lokal, khususnya melalui program One Village One Product (Satu Desa Satu Produk Unggulan),” tambah Melki Laka Lena.
Program One Village One Product yang mendorong setiap komunitas memproduksi produk unggulan berpotensi mengangkat kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkenalkan kekayaan lokal NTT ke pasar global. Gubernur menekankan pentingnya kualitas produk yang baik, lengkap dengan izin edar dari BPOM dan sertifikat halal untuk memenuhi standar pasar nasional dan internasional.
