FHC, Petani di Desa Lakekun (Trans Kada), Kecamatan Kobalima, Kabupaten Malaka, mengeluhkan kendala irigasi yang tidak mengalir setiap kali memasuki Musim Tanam Satu (MT1).

“Selama saya di sini, saluran irigasi ini hampir tidak pernah dialiri air. Air baru terlihat mengalir jika curah hujan sedang tinggi, yang sebenarnya merupakan air hujan itu sendiri,” ungkap salah satu petani saat ditemui awak media, Minggu (29/3/26).

Menurut pengakuannya, saluran irigasi di kawasan persawahan Trans Kada tersebut hampir tidak berfungsi. Pasokan air hanya terlihat saat musim penghujan tiba.

Dikatakan, meskipun pengelolaan irigasi ini berada di bawah wewenang Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Malaka memiliki kewajiban moral dan hukum untuk berkoordinasi. Hal ini penting guna memastikan pembagian air dilakukan secara merata hingga menjangkau lokasi persawahan di Trans Kada, Kecamatan Kobalima.

“Ini masalah serius. Jika tidak ada koordinasi, maka musim tanam satu ini warga bisa gagal panen. Warga hanya bisa berharap saat hujan datang,” ungkapnya.