Imam menilai pendidikan guru perlu bergerak dari model pembelajaran konvensional menuju model yang lebih fleksibel, kolaboratif, dan berbasis pemecahan masalah nyata.

Transformasi tersebut juga harus didukung oleh peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan FKIP, termasuk dosen, tenaga kependidikan, dan sistem pembelajaran yang lebih inovatif.

Penyelenggaraan Pertemuan Sela Forkom FKIP Negeri Se-Indonesia di Kota Kupang menjadi momentum penting dalam memperkuat peran kawasan timur Indonesia dalam percakapan nasional mengenai masa depan pendidikan.

Forum ini tidak hanya menjadi wadah diskusi akademik, tetapi juga sarana membangun komitmen bersama dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Berbagai rekomendasi yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi masukan strategis bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pendidikan guru yang lebih progresif dan responsif terhadap perkembangan teknologi.

Dengan semakin cepatnya perubahan global, pendidikan guru tidak lagi cukup berorientasi pada transfer pengetahuan. Pendidikan harus mampu melahirkan guru yang menjadi agen perubahan, penggerak inovasi, dan pembentuk karakter generasi bangsa.