Konsumsi Rumah Tangga Tetap Menjadi Prioritas

Dari sisi pengelolaan keuangan rumah tangga, hasil survei menunjukkan sebagian besar pendapatan masyarakat masih digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari.

Pada Juni 2026, sebanyak 58,26 persen dari total pendapatan responden dialokasikan untuk konsumsi. Sementara itu, 22,24 persen digunakan untuk tabungan dan 19,50 persen untuk pembayaran cicilan atau pinjaman.

Komposisi tersebut mencerminkan bahwa konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama aktivitas ekonomi di NTT. Di sisi lain, porsi tabungan yang cukup besar menunjukkan masyarakat tetap berupaya menjaga ketahanan keuangan di tengah ketidakpastian ekonomi.

Tingginya alokasi dana untuk tabungan juga menjadi indikasi bahwa tingkat literasi dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya cadangan keuangan semakin baik. Sementara porsi pembayaran cicilan yang relatif terkendali menunjukkan kemampuan rumah tangga dalam mengelola kewajiban keuangan masih cukup sehat.

Sinyal Positif bagi Ekonomi NTT