FK, Ketua Bidang Literasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Oktovianus Arkyan Masan, S.Fil., menegaskan bahwa kode etik jurnalistik adalah harga mati yang harus dijunjung tinggi oleh setiap wartawan.
Ia mengingatkan bahwa profesionalisme, akurasi, dan keseimbangan dalam pemberitaan merupakan pilar utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap media.
Dalam arahannya kepada para wartawan SMSI TTU, Oktovianus menyoroti pentingnya verifikasi data sebelum menerbitkan berita.
Ia menekankan bahwa wartawan tidak boleh gegabah hanya demi mengejar popularitas atau jumlah pembaca, tetapi harus memastikan bahwa setiap informasi yang dipublikasikan telah melalui proses konfirmasi dengan semua narasumber terkait.
“Sebagai wartawan, kita memiliki hak untuk meliput berbagai peristiwa. Namun, hak tersebut harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Jangan sampai karena ingin menjadi yang pertama memberitakan, kita justru mengorbankan akurasi dan etika jurnalistik,” ujar Oktovianus pada Jumat (7/2/2025).
