Karena itu, dengan nada kecewa, Monika Bailaen meminta klarifikasi dari pos giro Rote Ndao, dan) menuntut penjelasan apakah undangan tersebut sesuai dengan data yang ada.

Warga mengungkapkan kesulitan ekstra yang dihadapinya, termasuk biaya pergi ke lumbung Desa Lidabesi menggunakan ojek sebesar 50 ribu rupiah tanpa mendapatkan bantuan yang dijanjikan.

Sementara pihak pos giro dan aparat desa belum dapat dikonfirmasi terkait insiden ini, warga berharap agar kejelasan segera diberikan demi keadilan dan kesejahteraan masyarakat Desa Lidabesi.